TEMA : TERUSLAH BERSAKSI YESUS TERANG DUNIA
MTPJ Minggu 24-30 Desember 2023
(Yohanes 1:1-18)
Penulis : Pdt. Stefanus Ferli Mawitjere, M. Th
Saudara² yang dikasihi Tuhan,
Tinggal menghitung jam kita akan ada dalam perayaan hari kelahiran Yesus Kristus. Perayaan ini tak dapat dipisahkan dengan FILOSOFI Lilin. Ini satu benda kecil yang memiliki makna yang sangat besar. Mengapa ?Karena lilin yang menerangi kegelapan menjadi simbol tentang kasih dan pengorbanan yang sangat luar biasa dari Yesus Kristus bagi umat manusia. Dia rela berkorban untuk menjadi terang bagi dunia yang penuh dengan kegelapan.
Sepanjang minggu ini kita merenungkan Injil Yohanes 1:1-18 dengan judul perikop "Firman yang telah menjadi manusia." Injil Yohanes memiliki ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan Injil Matius, Injil Markus dan Injil Lukas. Kristologi yang disajikan di Injil Yohanes adalah Kristologi fungsionalis (fungsinya) bukan ontologis (siapa Yesus, identitasnya, dsb). Oleh karena itu dalam
Kitab Injil Yohanes banyak berisi soal keilahian Yesus Kristus bahkan close relation antara Bapa dan Anak.
Salah satu doktrin penting yaitu perikop yang kita renungkan saat ini.
Saudara²,
Pernahkah anda mendengar istilah LOGOS ? Sekilas, istilah LOGOS terlihat asing bagi kita sebagai umat Kristen, tapi sesungguhnya ini sangat bermakna dalam kehidupan kita. LOGOS (λόγος) adalah sebutan dalam bahasa Yunani artinya FIRMAN. Dengan kata lain, yang dimaksud dengan LOGOS yaitu YESUS KRISTUS. Jadi, satu makna penting yang hendak ditekankan dari ayat 1 yaitu FIRMAN/LOGOS ITU ADALAH ALLAH = YESUS KRISTUS ITU ADALAH ALLAH.
Logos yang dimaksud dalam Yohanes 1:1 tersebut adalah Logos yang dipakai untuk menekankan kekekalan dan keilahian Kristus. Ia sudah ada sebelum inkarnasi (yang dibicarakan dalam ay 14), bahkan sudah ada sebelum penciptaan (yang dibicarakan dalam ay 3).
Kekekalan Yesus didasari oleh kalimat pada mulanya (Bhs Yunani ἀρχή arche) yang mau menunjuk pada periode ilahi sebelum masa penciptaan. Keilahian Yesus Kristus semakin ditegaskan dengan adanya kalimat di ayat 4 yang menjelaskan bahwa Ia bukan hanya Allah yang benar melainkan juga Allah yang hidup. Segala makhluk yang hidup diciptakan oleh Dia. Bahkan kehadiran Yesus menjadi terang bagi kegelapan memberi makna bahwa Kristus adalah terang dunia. Ini mengingatkan kita soal perkataan Yesus di Yoh 8:12 .....Akulah terang dunia (Yunani: Ἐγώ εἰμι τὸ φῶς Ego eimi to phos). Ini merupakan salah 1 dari 7 ungkapan khas AKULAH/AKU ADALAH di dalam kitab Injil Yohanes :
Akulah Roti Hidup (Yoh 6:35)
Akulah Terang Dunia (8:12)
Akulah Pintu (10:9)
Akulah Gembala Baik (10:11,14)
Akulah Kebangkitan dan Hidup (11:25)
Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup (14:6)
Akulah Pokok Anggur (15:1,5)
Kata AKULAH berasal dari bahasa Yunani EGO EIMI. Ungkapan ini tidak boleh digunakan secara sembarangan, karena hanya boleh dipakai oleh Allah sendiri untuk memperkenalkan diri-Nya (Band. Kel 3:14). Jadi, ketika Kristus menjelaskan bahwa Akulah Terang, itu adalah salah satu kalimat penegasan bahwa Dia adalah Allah.
Terang Kristus sudah datang ke dalam dunia ini, tapi sungguh ironis bahwa ada orang-orang yang tidak menyukai keberadaan-Nya (1:11). Bahkan dalam Yoh 8:48-59 secara jelas mengatakan bahwa ada orang-orang yang memandang rendah Yesus bahkan hendak melempari Yesus dengan batu (Yoh 8:59). Ini hendak memberi makna bahwa dalam realita kehidupan manusia, ada orang-orang yang menerima-Nya tapi juga ada yang menolak-Nya. Jika kita menerima dan memiliki Yesus Kristus di dalam hidup kita berarti kita sudah memiliki harta yang paling berharga di dunia ini. Jika kita menolak-Nya, maka itu adalah kerugian terbesar dalam hidup kita. Seperti ada kalimat bijak mengatakan:
Ketika kita kehilangan UANG, kita hanya akan kehilangan materi
Ketika kita kehilangan PERHIASAN, kita hanya akan kehilangan kemewahan
Ketika kita kehilangan JABATAN, kita hanya akan kehilangan popularitas tapi Ketika kita kehilangan IMAN kita akan kehilangan segalanya.
Saudara²,
Dari perikop ini khusunya ayat 14 juga hendak menjelaskan soal Doktrin inkarnasi yang sangatlah vital dalam agama Kristen karena ini adalah salah satu doktrin sentral dalam Kristologi. Jangan menyamakan ‘inkarnasi’ dengan ‘reinkarnasi’. Alkitab mengajarkan soal inkarnasi, yaitu waktu Allah menjadi manusia. Tetapi kekristenan menolak reinkarnasi, yang merupakan ajaran agama lain karena bertentangan dengan Alkitab. Meskipun kata “inkarnasi” itu sendiri tidak ditemukan di dalam Alkitab, namun konsep soal inkarnasi secara jelas ada dalam Perjanjian Baru (Yohanes 1:14; Roma 1:3-4, 8:3, Galatia 4:4, 1 Timotius 3:16, 1 Yohanes 4:2, 2 Yohanes 1:7).
Inkarnasi” merupakan istilah teologi yang berasal dari bahasa Latin “in” yang artinya “di dalam” dan “carn/caro” yang artinya “daging”. Istilah ini dipakai untuk menjelaskan karya Allah dalam menyatakan diri-Nya dengan cara mengambil rupa di dalam daging/manusia. Inkarnasi merupakan karya Kristus untuk menyatukan sifat keilahian-Nya dan sifat manusia. Hal ini semakin ditegaskan oleh penulis Injil Yohanes di ayat terakhir perikop ini 1:18 Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya. Kata "menyatakan" adalah terjemahan dari bahasa Yunani ἐξηγήσατο ‘exegesato’ yang berarti Allah yang tidak dapat dilihat dijadikan nyata/jelas/utuh dalam Yesus Kristus. konsep Allah yang tidak dapat diselami oleh akal manusia, diwujudkan dalam diri Kristus sehingga menjadi jelas di hadapan manusia. Selanjutnya, arti dari Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa bukan seolah-olah Yesus adalah seorang anak kecil yang digendong oleh ayahnya. (Pangkuan, bahasa Yunani κόλπον Kolpon: dada) Hendak memberi makna bahwa Yesus ada di dada/di pelukan Bapa-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa ada gambaran hubungan yang sangat erat antara Bapa dan Anak (close relation). Dengan demikian, kasih dan semua kehendak Hati Allah, semuanya dinyatakan secara jelas oleh Yesus Kristus kepada seluruh umat manusia. Dekapan berkaitan erat dengan pelukan, pelukan berkaitan erat dengan hati, hati berkaitan erat dengan kasih. Mengapa semua kehendak dan kasih Allah dinyatakan oleh Yesus Kristus? Jawabannya ada di kitab Yohanes, yaitu Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu."
Saudara²,
Firman sepanjang minggu ini memiliki pengajaran doktrin yang sangat berharga bagi kita sebagai umat Kristen. Secara khusus memang berbicara soal keilahian dan kekekalan Kristus, tapi ini juga memiliki kaitan erat dengan doktrin Tritunggal. Ajaran Gereja reformed termasuk GMIM soal Tritunggal adalah ajaran sudah final yaitu 1 HAKIKAT 3 PRIBADI dengan dasar alkitab yang jelas, termasuk LOGOS/FIRMAN ITU ADALAH ALLAH. Itulah salah satu penekanan penting dalam Kitab Yohanes (Yoh 20:31). Doktrin Allah Tritunggal percaya kepada Allah yang Esa mempunyai Tiga Pribadi. Tiga pribadi ini mempunyai hakikat atau esensi yang sama yaitu Allah (Yunani: Ousia, Inggris: Substance). Bapa adalah Allah, Anak adalah Allah, dan Roh Kudus adalah Allah. Ini adalah suatu doktrin yang tidak bisa dipahami secara logika tapi dapat dipahami lewat tuntunan Roh Kudus. Mengapa ? Karena yang sedang dibicarakan yaitu soal Allah jadi wajar jika itu bukan hal yang mudah untuk dijelaskan dengan ilustrasi-ilustrasi, karena tidak ada ilustrasi apapun di dunia ini yang dapat menggambarkan dengan tepat soal Tritunggal. Jika manusia berusaha menjelaskan soal sesama manusia itu adalah hal yang mudah, tapi jika manusia berusaha menjelaskan soal Allah, itu bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan tuntunan Roh Kudus untuk memahami dan tentu saja mengimani. Oleh karena itu bersyukurlah kita yang boleh memahami dan mengimani doktrin tersebut.
Saudara²,
Saya yakin banyak di antara kita yang sangat hafal dengan 1 ayat yang sangat populer di Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dalam realita yang ditemui, ada orang-orang yang tidak mau menerima kehadiran Kristus (1:10-11). Tidak mau menerima Kristus berarti tidak memiliki Kristus, dan tidak memiliki Kristus berarti tidak memiliki hidup, karena dalam perikop ini jelas mengatakan bahwa di dalam Dia ada hidup. Seperti ada kalimat bijak mengatakan :
Bersyukurlah karena ANAK ALLAH datang menjadi manusia sehingga kita manusia bisa menjadi anak-anak ALLAH.
Saudara²
Firman di sepanjang minggu ini hendak mengantar kita supaya semakin mengenal soal kuasa dan kasih Allah di dalam dunia ini lewat Yesus Kristus. Ketika semakin mengenal, alangkah baiknya kita juga semakin mencintai-Nya, dan ketika semakin mencintai-Nya, alangkah indahnya kita juga semakin taat dan setia di hadapan-Nya. Itulah salah satu makna penting dalam perayaan Natal yaitu saat kita membuktikan bahwa kita tidak mencintai-Nya hanya lewat kata-kata tapi lewat tindakan-tindakan nyata.
Dari bagian firman ini kita juga dapat belajar bahwa salah satu ciri khas dari Pribadi Anak yaitu Dia adalah terang yang sesungguhnya bagi dunia yang penuh dengan kegelapan. Ketika Kristus menerangi kehidupan kita, maka kita juga harus terus bersaksi bahwa Yesus adalah terang dunia, supaya semakin banyak orang di dunia ini yang hidup dalam terang Kristus. Itulah yang seringkali kita lakukan secara simbolis dalam momen pemasangan lilin-lilin di ibadah menyambut natal, ketika ada terang dari lilin yang utama maka lilin-lilin lain juga menikmati terang itu, dan secara terus menerus sampai semakin banyak lilin yang menjadi terang. Semoga terang Kristus ada dalam kehidupan kita, dan kita juga boleh memancarkan terang tersebut kepada banyak orang sekitar kita, sehingga semakin banyak orang yang hidup dalam terang Kristus.
Di akhir renungan ini ada kalimat yang berkata :
Hiduplah di dalam terang Kristus, karena Dia adalah terang yang sejati. Semakin dekat dengan Kristus semakin terang hidup kita, tapi semakin jauh dari Kristus semakin gelap hidup kita. Hiduplah di dalam Kristus supaya hidup kita sungguh-sungguh hidup.
Selamat merayakan Natal Yesus Kristus bagi kita semua. Semoga damai Natal menjadi bagian dalam kehidupan kita bersama keluarga kita masing-masing.
SOLIDEO GLORIA. SEGALA KEMULIAAN HANYA BAGI ALLAH !!!
AMIN