Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Rabu 28 Februari 2024, Markus 8:35 Rela Berkorban Demi Injil

Aprilia Sahari • Kamis, 22 Februari 2024 | 14:36 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

Markus 8 : 35

Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Pengorbanan merupakan manifestasi dari cinta kasih. Setiap bentuk pengorbanan yang dinyatakan untuk suatu kebaikan akan bernilai dan berdampak positif dalam kehidupan. Lihat saja misalnya orang tua dalam tanggung jawabnya membesarkan dan menyekolahkan anaknya, menikmati kebahagiaan yang tak terkira manakala melihat anaknya sukses.

Bacaan kita hari ini mengajarkan tentang nilai pengorbanan diri. Yesus Kristus menjelaskan kepada murid-murid-Nya mengenai konsekuensi menjadi pengikut-Nya sebagaimana yang Ia katakan "...siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya." Perkataan Yesus Kristus ini merupakan suatu ketegasan untuk mengingatkan murid-murid-Nya dalam mengikut Dia. Murid-murid diajarkan untuk menempatkan prioritas yang benar dalam mengikut-Nya, bahwa hidup ini bukanlah semata-mata tentang memenuhi keinginan pribadi atau kesenangan diri sendiri, tetapi untuk membangun relasi yang baik dengan Tuhan Allah sebagai fokus utamanya dan di dalamnya ada pengorbanan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Orang yang hanya berorientasi pada kenyamanan, hidupnya tak layak bagi Tuhan Allah. Mengikut Yesus Kristus harus betul-betul siap untuk mengorbankan keinginan pribadi dan kenyamanan hidup demi pelayanan dan pengabdian kepada-Nya. Kesediaan berkorban bagi Yesus Kristus dan karena Injil-Nya tidak akan berakhir sia-sia karena di situlah hidup seutuhnya dan keselamatan sejati diperoleh.

Melalui firman Tuhan hari ini, kita sebagai keluarga Kristen diingatkan untuk mengikut Yesus Kristus dengan penuh kesungguhan. Nilai pengorbanan diri bagi Tuhan Allah sangatlah mulia dan itu adalah gambaran sejauh mana kita mencintai-Nya. Kita harus menghindarkan diri dari sikap egois yang hanya mementingkan kepentingan diri sendiri, kesenangan sendiri. Karena sikap seperti itu tidak sejalan dengan apa yang diteladankan oleh Yesus Kristus. Kesediaan berkorban kiranya menjadi jiwa kita. Jangan menjadi seperti kebanyakan orang Kristen sekarang ini, menjadi pengikut Yesus Kristus hanya supaya hidupnya diberkati, tapi tidak rela berkorban. Dan menutup diri untuk menjadi berkat bagi sesama, malahan menjadikan kesempatan-kesempatan pelayanan sebagai sarana untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya. Ingatlah, kalau kita masih diperkenankan hidup oleh Tuhan Allah sampai hari ini, itu berarti kita diberi kesempatan untuk mengabdi pada-Nya dengan segenap hidup kita. Amin.

Doa: Ya Yesus Kristus, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Kami senantiasa diingatkan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu dan tanggung jawab untuk rela berkorban demi kemuliaan nama-Mu dan keselamatan banyak orang. Amin

Baca Juga: RHK GMIM Senin 26 Februari 2024, Markus 8:33 Yesus Marah Kepada Petrus

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 27 Februari 2024, Markus 8:34 Syarat Mengikut Yesus Kristus

Editor : Aprilia Sahari
#RHK #RHK GMIM Rabu 28 Februari 2024 #GMIM #Renungan GMIM