Ini merupakan program pertukaran khadim antar jemaat yang ada di Wilayah Kembes, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawasi Utara (Sulut).
“Hanya GMIM yang menjalankan pertukaran khadim antar jemaat,” sebut Pdt Jeffry Kalangi di awal khotbahnya.
Dirinya bersyukur di GMIM, dari kakek, nenek, orangtua, pemuda, remaja hingga anak-anak, masih setia beribadah kepada Tuhan. Ini dilihatnya saat mengunjungi kolom 16 di GMIM Imanuel Kamangta.
“Atheis sudah banyak di eropa. 50 persen sudah atheis, itu disampaikan seorang pendeta yang mengikuti pertemuan organisasi gereja,” ceritanya.
Lanjut dalam khotbahnya, jemaat harus mencontohi teladan Yesus Kristus dan jangan menjadi seperti Yudas. “Dapa lia casing kawan, padahal lawan,” sebut Pdt Jeffry Kalangi.
“Beda dengan Yesus, semua dikasihi walaupun lawan. Itulah kasih yang terbesar yaitu mengasihi musuhmu,” tambahnya.
Pdt Jeffry Kalangi pun berpesan kepada jemaat, supaya tetap setia dan selalu mencintai Yesus. “Karena Yesus sumber kehidupan kita,” tandasnya.
Usai ibadah, tak lupa jemaat melalui Pelayan Khusus Pnt Rahma Paath-Mokodompit SE dan Diaken Meylisa Wehantouw-Manengkey, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua BPMW. "Tuhan Yesus selalu memberkati tugas dan tanggung jawab dari bapak pendeta yang juga sebagai Ketua Wilayah Kembes," tandas keduanya.(gnr)
Editor : Grand Regar