Kolose 2:16-17
KEPASTIAN KESELAMATAN
"Semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang akan datang, sedangkan wujudnya ialah Kristus" (ay.17)
Mudah-mudahan tidak ada lagi orang Kristen yang masih merasa terikat dengan segala aturan dari keyakinan sebelumnya. Keyakinan yang diajarkan dari leluhurnya.
Karena tidak sedikit, katanya sudah lama menjadi pengikut Kristus, tetap masih melakukan ritual-ritual keyakinan lainnya.
Seakan-akan kalau tidak dilakukannya, dipercaya akan mendatangkan kesialan bagi dirinya atau keluarganya. Misalnya dengan membawa sesaji di tempat yang dimuliakan/ dikeramatkan. Memegang atau menyimpan benda keberuntungan sebagai pelindung diri.
Ada juga yang mempercayai ramalan mengenai peristiwa hidup dirinya di masa depan berdasarkan 12 zodiak (Aries, Taurus, dst.), horoskop (posisi bintang, bulan, matahari), atau Kartu Tarot, kartu takdir.
Begitu kuatnya pengaruh ritual atau media ramalan itu, membuat dirinya bimbang dan merasa terhakimi kalau-kalau malapetaka terjadi.
Rasul Paulus yakinkan jemaat Kolose berkenaan iman mereka. Adanya semua kuasa roh jahat yang memerintah dan ditakuti manusia, telah dilucuti Kristus.
Semua roh jahat telah diikat dan berjalan di belakang-Nya, sehingga dunia tahu bahwa Kristus pemenangnya (ay.15).
ltu sebabnya Paulus sampaikan, jemaat tak perlu merasa bersalah dan takut karena dianggap tidak mempercayai dan melakukan lagi sesuatu yang membuat dirinya belum terbebas dari kuasa roh-roh jahat.
Tak perlu melakukan berbagai ritual dengan model penyembahan yang aneh-aneh serta persoalan makanan yang dianggap akan membuat lebih dekat dengan Tuhan.
Bahwa semua yang diyakini mendatangkan keselamatan adalah bayangan, padahal kenyataan dari keselamatan yang pasti, kekal dan paripurna adalah
Kristus. Kristus telah menghidupkan kita agar hidup bersatu dengan-Nya (ay.13), tidak akan ada kuasa mana pun lagi yang akan menuntut (ay.14). ltulah kepastian keselamatan. Damai dan keselamatan hanyalah bila berada dalam persekutuanjemaat-Nya,yakni Tubuh Kristus.
Doa : (Ya Roh Kudus, tolong agar kami berani menolak segala kuasa dunia dan berani membangun keintiman hidup hanya dengan Engkau, Tuhan, Raja Semesta). Amin.
Editor : Clavel Lukas