Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sabda Bina Umat GPIB, Jumat 10 Januari 2025, Kolose 2:20-23, KEMATIAN SEBAGAI KEMENANGAN

Clavel Lukas • Jumat, 10 Januari 2025 | 18:43 WIB
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kolose  2:20-23

KEMATIAN SEBAGAI KEMENANGAN

"Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus ... " (ay.20)

Seorang yang telah dibaptis, adalah seorang yang diyakini telah menjadi manusia yang  baru, serta berada dalam  kehidupan  yang baru. Tetapi  sayang, banyak  yang  tidak  memahami baptisannya.

Dirinya seakan masih hidup dengan kepercayaan sebelumnya, atau malah  terpengaruh  berbagai  ajaran  yang mempercayai adanya kuasa-kuasa di  alam semesta ini  selain Tuhan Yesus.  Ajaran tersebut  memberi pandangan masuk akal baginya, sehingga ia mematuhi  peraturan-peraturannya. 

Padahal semua ajaran dan peraturan yang dibuat menurut kehendak manusia.  Pandangan dan sikapnya mengikuti  kemauan  seperti seorang yang belum berimankan Yesus Kristus.

Persis seperti yang disinggung Paulus; dilarang menjamah ini, dilarang mengecap itu,  atau   dilarang menyentuhnya. Tak  disadari bahwa semua larangan itu  justru memperberat hidupnya; menyiksa dirinya.  Pikirnya supaya hidupnya lebih  berkenan  atau dekat dengan Tuhan.  

Pernah ada  seorang sahabat,  yang  sebelumnya juga warga  GPIB,  setelah lama tidak berjumpa kami bertemu kembali  di  Yogyakarta.    

Dia kuliah di universitas  negeri  terkenal, tapi sayang, di kampusnya dia terpengaruh sebuah aliran yang ajarannya diyakini benar.

Diajarkan untuk menjaga  kesalehan  hidup  kristiani dilarang  menonton di bioskop, dilarang menonton siaran berita,  termasuk larangan  membaca koran.  Semua itu dianggap berita yang menyampaikan karya setan.

Menjadi  pengikut Kristus, dirinya telah terhisap dalam kematian-Nya.  Kematian dalam peristiwa baptisannya (Roma 6:3-6). 

Kematian dalam pengertian kiasan, sehingga memiliki makna kematian rohani. Berkat kematiannya bersama Kristus, kita telah menang dan dibebaskan  dari segala roh penguasa semesta. Tidak perlu tunduk dan takut kepada segala kuasa yang dipenuhi kejahatan dan dosa.

Juga tidak  lagi ditaklukkan  oleh semua ajaran  yang menyiksa diri agar memperoleh pengudusan, tetapi cukup dengan ucap syukur yang diungkapkan dengan tindakan benar.

Doa : (Ya Yesus, kiranya kami yang telah mati bersama-Mu, kini hidup sebagai saksi Kristus di dunia ini). Amin

Editor : Clavel Lukas
#GPIB #SABDA BINA UMAT #Renungan