Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Kamis 27 Maret 2025, Yesaya 53:8-9 Karya-Nya Tidak Dipedulikan

Aprilia Sahari • Jumat, 21 Maret 2025 | 11:19 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

Yesaya 53:8-9

Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai pelayan gereja dan orang tua, seringkali kita menghadapi kenyataan bahwa apa yang dilakukan tidak dihargai oleh orang lain. Pengajaran dan nasihat ditolak. Hukum dan aturan diabaikan. Pengorbanan yang diberikan seringkali sia-sia karena tidak dipedulikan dan dihargai. Hal ini sering kali mematahkan semangat untuk terus melayani.

Firman Tuhan menekankan bahwa Sang Hamba menderita bukan karena dirinya melainkan karena dosa dan pelanggaran umat. Lebih jauh, di dalam dua yang kita baca menggambarkan bahwa Sang Hamba yang taat akhirnya mati: ia terputus (nigzar) dari negeri orang-orang hidup....siapa yang peduli akan apa yang terjadi padanya? Tidak ada yang perduli padanya, tetapi ia tetap melakukannya dengan setia dan taat. Ini menggambarkan penyerahan diri total, menyerahkan seluruh kehidupan pelayanan bagi mereka yang seharusnya tidak layak menerimanya. Ia boleh melakukannya hanya karena kasih dan ketaatan kepada Tuhan Allah.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ketika kita merasa tidak dihargai bahkan ditolak, yakinlah bahwa kita tidak sendirian. Yesus Kristus memahami perasaan ditolak, terhina dan kesepian itu. Karena Dia sendiri telah merasakan-Nya. Dia mengasihi, menghargai kita sedemikian tinggi dengan mengangkat kita yang percaya kepada-Nya sebagai anak-Nya yang dikasihi. Dan lebih dari itu Dia menanggung beban dosa kita. Karena itu, jika kita merasa kurang dihargai atau merasa tidak dipedulikan, percayalah, kita semua berharga di mata-Nya dan kita diperhatikan-Nya. Kutuk dan tulah telah diubah-Nya menjadi kasih karunia-Nya untuk menolong kita umat-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai anak-anak-Nya, marilah kita merespons kasih karunia Tuhan Allah dengan mengerjakan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, meskipun ada yang meremehkan dan tidak menghargai. Jangan patah semangat, teruslah melayani, sebab dengan cara itu kita menyatakan kasih dan ketaatan kepada Tuhan Allah. Jika orang lain meremehkan kita, haruslah tetap percaya bahwa kita adalah ciptaan Tuhan Allah yang berharga. Kasih karunia-Nyalah yang memberi kita pengharapan untuk bangkit, hidup dan melayani dengan kasih dalam ketaatan kepada-Nya. Amin.

Doa: Bapa sorgawi, tolonglah agar kami terus setia melayani meskipun seringkali tidak dipedulikan, diabaikan dan ditolak. Mampukan kami untuk tetap percaya bahwa Engkau selalu setia mengasihi dan menolong kami. Amin.

Baca Juga: RHK GMIM Senin 24 Maret 2025, Yesaya 53:1-2 Manusia Tidak Menginginkan Buruk Rupa

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 25 Maret 2025, Yesaya 53:3-5 Ia Menderita Untuk Kita

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 26 Maret 2025, Yesaya 53:6-7 Dirinya Ditindas Karena Kesesatan Kita

Editor : Aprilia Sahari
#RHK #RHK GMIM Kamis 27 Maret 2025 #GMIM #Renungan GMIM