Pembangunan gereja dengan anggaran Rp 29 miliar tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Djefry Saisab. Selanjutnya pembukaan selubung papan nama kegiatan serta pengeboran awal sebagai tanda dimulainya pembangunan gereja tersebut.
Dalam kegiatan tersebut nampak hadir Ketua Pria/Kaum Bapa Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Olly Dondokambey dan Wakil Ketua BPM Sinode GMIM Steven Kandouw.
Mantan Gubernur Sulut itu mengajak semua yang terlibat sampai jemaat untu berdoa terus agar pembangunan lancar dan berjalan dengan baik.
Selain Olly, hadir juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw-Richard Sualang, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey dan wakil rakyat lainnya.
Dikatakan Wali Kota, dalam momen ini bukanlah pembangunan gereja yang terpenting. Namun kualitas pelayanan yang baik.
"Sehingga bisa membantu pelaksanaan peningkatan kualitas masyarakat Manado," ujar Wali Kota.
Dia meyakini bahwa gereja ini menjadi salah satu ikon di Kota Manado. "Kamu berharap gereja ini menjadi berkat untuk jemaat dan masyarakat Kota Manado," ungkapnya.
Pelaksanaan pembangunan gedung gereja yang berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Wenang, Kota Manado Sulawesi Utara itu diketuai oleh Anggota DPR RI Rio Dondokambey yang juga selaku Ketua Pemuda Sinode GMIM.
Diketahui, GMIM Paulus Titiwungen adalah salah satu jemaat tertua yang berdiri sejak 1925. Tahun ini tepatnya 13 Agustus akan berumur 100 tahun. Dengan jumlah kolom 46 dan untuk jemaatnya sekira 3.280 jiwa. (Livrando Kambey)