Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta 2 Korintus 5:17, Pdm. Ariel Lucky Poluakan, Identitas Yang Benar – Anak Yang Ditebus

Deiby Rotinsulu • Senin, 22 September 2025 | 13:58 WIB
Pdm. Ariel Lucky Poluakan sebagai Gembala GPdI Petra Perum Griyatama Wori.
Pdm. Ariel Lucky Poluakan sebagai Gembala GPdI Petra Perum Griyatama Wori.

 

Tema
Identitas yang Benar di Dalam Kristus Melalui Penebusan

Nats Utama
2 Korintus 5:17 – “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Efesus 1:7 – “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya.”

Pendahuluan
Setiap orang pasti mencari identitas: siapa saya sebenarnya? Dunia mencoba menjawab lewat pekerjaan, status, kekayaan, bahkan masa lalu.

Tetapi semua itu rapuh dan bisa berubah.
Alkitab menyatakan bahwa identitas sejati kita hanya ditemukan dalam Kristus, dan itu nyata melalui penebusan di kayu salib.

Ilustrasi: Paspor atau KTP menentukan kewarganegaraan dan hak kita. Demikian pula, penebusan Kristus bagi kita memberi kita "identitas rohani baru" yaitu "sebagai warga kerajaan Allah".

Korelasinya:
Karena ditebus, kita tidak hidup sembarangan, tetapi hidup dalam kainos (hidup baru yang berkualitas) sebaga suatu i poiēma (mahakarya Allah).

Identitas benar selalu menghasilkan arah hidup yang jelas: memuliakan Allah dan berdampak bagi orang lain.

Harga kita lebih mahal dari Salvator Mundi dan Mona Lisa
Berapa harga kita manusia
Secara rohani, harga kita manusia tak ternilai, sebab Allah membayar kita dengan darah Kristus. DarahNya yang sangat mahal.

Efesus 2:10 (TB)  Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

✦ Penekanan Homiletik ✦
“Engkau bukan barang KW, engkau poiēma – mahakarya Allah! Kalau dunia bilang engkau biasa-biasa saja, Allah berkata: engkau karya seni-Ku yang unik.”

“Hidup baru dalam Kristus bukan sekadar tambalan dari masa lalu, tapi kainos – kualitas hidup yang baru sama sekali, yang dunia tidak bisa berikan.”

“Kalau kita sudah ditebus, kita tidak lagi hidup tanpa tujuan. Hidupmu ada misi! Hidupmu punya arah! Hidupmu untuk memuliakan Tuhan!”

Ilustrasi singkat:
Seorang seniman besar tidak membuat karyanya asal-asalan. Setiap goresan punya tujuan. Demikian pula Allah menciptakan kita sebagai poiēma-Nya. Mahakarya yang indah

Aplikasi Praktis
Bagaimana cara menghidupi identitas sebagai orang yang ditebus?

-Hidup dalam kekudusan – jangan kembali ke dosa (Roma 6:12–13).
-Hidup dalam iman – percaya kita berharga di hadapan Allah meski dunia meremehkan (Ibrani 11:1).
-Hidup sebagai saksi – menunjukkan terang Kristus lewat perbuatan baik (Matius 5:16).

Konklusi
Identitas sejati tidak ditentukan oleh masa lalu, pencapaian, atau penilaian dunia, tetapi oleh penebusan Kristus.
- Dulu → budak dosa
- Sekarang → anak Allah
- Ditebus dengan harga mahal
- Hidup untuk tujuan kekal

Kalimat Penutup:
“Kenali siapa dirimu di dalam Kristus: engkau bukan lagi budak, tetapi anak yang ditebus, berharga, dan dipanggil untuk hidup dalam rencana Allah.” (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#2 Korintus 5 ayat 17 #Pdm Ariel Lucky Poluakan #Khotbah Pantekosta