Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta 1 Yohanes 2:9-11 Pdt Fransisco kila, Mengenal Allah Lewat Kasih yang Sejati

Deiby Rotinsulu • Senin, 6 Oktober 2025 | 10:55 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

 

1 Yohanes 2:3 " Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya."

Kalau kita mengenal Allah kita harus menuruti perintahnya.

Kita harus hidup dalam kasih persaudaraan.

Orang yang hidup dalam terang, terang menujuk pada Tuhan Yesus karena Yesus adalah terang yang sejati.

1 Yohanes 2:9 " Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang."

Kita harus hidup dalam kasih, kasih kepada sesama Tubuh Kristus.

1 Petrus 3:18 " Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh."

Yesus adalah kebenaran yang sejati, Tuhan yang menguduskan kita dan membenarkan kita.

Terang merujuk kepada kebenaran yang sejati.

Terang juga bicara dia adalah kasih yang sejati.

Keluaran 34:6 " Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya."

Allah telah menyatakan dirinya didalam dia ada kasih yang berlimpah.

Yesus adalah sumber dari kasih yang tiada taranya.

Yohanes 3:16 " Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Supaya kita yang percaya kepada Tuhan Yesus tidak binasa, ada kebangkitan keka.

Semua yang ada didalam Dia hidup dalam terang karena Yesus adalah sumber dari terang, sumber dalam kasih, kita hidup dalam kasih.

1 Yohanes 2:10 " Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan."

Orang yang tidak punya kasih akan hidup dalam kegelapan, hidup dalam kebencian, dan menjadi penebar penyesatan.

Kita hidup seperti Yesus, hidup dalam kasih yang tiada taranya.

Kasih itu mengampuni 7 x 77 kali pengampunan yang tiada batasnya.

Roma 5:7-8 " Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati . Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

Orang bisa berkorban buat orang yang baik pada nya, tapi Yesus mati pada saat kita masih berdosa.

Berdosa berbuat salah pada Tuhan.

1 Petrus 3:10 " Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik,ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu."

Yesus mati buat segala dosa kita.

Kasih yang Yesus berikan untuk kita teladani.

Kasih yang yang kita harus lakukan terhadap sesama, mereka baik atau mereka jahat pada kita, tetap kita harus mengasihi mereka. Itulah kasih yang Yesus ajarkan pada kita.

1 Petrus 3:8-9 hendaklah kita semua se ia sekata, hidup yang harmonis, seperasaan, jangan menghakimi, hendaklah salin memberkati.

Saling mengasihi, saling mengampuni Jangan lihat muka, kasih yang tulus.

Siapa yang benci saudaranya hidup dalam kegelapan, siapa yang hidup dalam kegelapan tidak punya kasih.

Dikendalikan oleh iblis.

1 Yohanes 1:7 " Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."

Persekutuan yang sejati akan terjadi ketika ada kasih. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Pdt Fransisco kila #1 Yohanes 2 Ayat 9 sampai 11 #Khotbah Pantekosta