Yohanes 8 : 20
(20) Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.
Keluarga kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Saatnya belum tiba atau belum waktunya sebab segala sesuatu ada masanya.
Realitas saat ini, banyak orang memaksakan diri untuk mendapatkan sesuatu atau apa yang dicita-citakannya walaupun belum tiba waktunya.
Mereka berlomba-lomba, berjuang dan bersaing untuk mendapatkan apa yang dicita-citakan.
Semua cara dihalalkan baik yang sesuai dengan aturan, hukum dan iman maupun bertentangan, yang penting keinginan terwujud.
Keinginan yang tak terkendali, memaksa kita untuk melakukan apa saja.
Padahal segala sesuatu dalam jangkauan kuasa Tuhan Allah.
Dialah pemilik, yang menciptakan semua mahluk dan alam semesta.
Semua ada waktunya!
Keluarga kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman Tuhan saat ini, Yohanes memberi keterangan bahwa tempat Yesus Kristus berbicara saat itu berada di ruang "Dekat perbendaharaan."
Ruang perbendaharaan merupakan tempat di mana setiap orang datang untuk memasukan persembahannya ke dalam kotak (bdk..Mrk..12:41,43; Luk...21:1).
Di antara orang banyak yang datang juga orang-orang Farisi dan imam-imam besar.
Di tempat inilah terjadi perdebatan.
Setelah perseteruan terbuka antara Yesus Kristus dan orang-orang Farisi, penangkapan terhadap Yesus Kristus sudah mereka rencanakan sebelumnya (lih.Yoh.7:1).
Yohanes menjelaskan bahwa mereka gagal mewujudkan itu bukan karena tidak adanya peluang, melainkan karena rencana Tuhan Allah.
"...Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba."
Hal ini menjelaskan bahwa waktu Yesus Kristus untuk menyerahkan diri dan mati ditentukan oleh Bapa bukan manusia, karena waktu adalah milik-Nya.
"Saat-Nya belum tiba" karena pekerjaan-Nya belum tuntas dan kesaksian-Nya pun belum selesai.
Untuk segala maksud Tuhan Allah ada waktunya.
Keluarga kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Belajar dari firman Tuhan saat ini, dalam kehidupan orang percaya, kita tidak tahu apakah suatu saat mengalami penganiayaan seperti di zaman Gereja mula-mula atau tidak.
Mungkin hal itu akan datang, mungkin juga tidak, hanya Tuhan Allah yang tahu.
Kalau saatnya belum tiba, ya, belum tiba.
Kalau saatnya datang, ya, saatnya memang sudah datang.
Begitu juga perjalanan dan perjuangan hidup kita, untung rugi, sukses gagal, hidup dan mati.
Apapun situasi dan kondisi yang kita alami sebagai keluarga Kristen, harus kita pahami itu bukan oleh kehendak manusia tetapi oleh kehendak Tuhan Allah.
Dengan keyakinan Dia tidak pernah meninggalkan kita, bersabarlah menunggu waktu Tuhan Allah, tetap tekun berdoa, belajar Firman dan bekerja. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, berilah kami kesadatan bahwa sukses dan gagal, untung dan rugi bahkan hidup dan mati, semuanya di bawah kendali kehendak-Mu. Ajarilah kami untuk tetap percaya dan setia menanti waktu-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin
Baca Juga: MTPJ GMIM 19-25 Oktober 2025, Yohanes 8:12-20 Yesus Adalah Terang Dunia
Baca Juga: RHK GMIM Senin 20 Oktober 2025, Yohanes 8:13 Berani Bersaksi Tentang Kebenaran
Baca Juga: RHK GMIM Selasa 21 Oktober 2025, Yohanes 8:14 Mengenal Yesus Kristus Sebagai Juruselamat
Baca Juga: RHK GMIM Rabu 22 Oktober 2025, Yohanes 8:15-16 Yesus Kristus Hakim Yang Adil
Baca Juga: RHK GMIM Kamis 23 Oktober 2025, Yohanes 8:17-18 Tuhan Yesus Di Utus Oleh AllahBaca Juga: RHK GMIM Kamis 23 Oktober 2025, Yohanes 8:17-18 Tuhan Yesus Di Utus Oleh Allah
Baca Juga: RHK GMIM Jumat 24 Oktober 2025, Yohanes 8:19 Mengenal Bapa, Berarti Mengenal Anak
Editor : Aprilia Sahari