Tema
Bukan dengan Kuatku Tapi oleh RohMu
Nats
Zakaria 4:6 – “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.”
Banyak orang menilai keberhasilan hidup dari seberapa kuat fisiknya, seberapa hebat kepandaiannya, atau seberapa besar harta dan pengaruhnya.
Tetapi Firman Tuhan menegaskan, bahwa untuk menggenapi rencana Allah, semua itu tidak cukup.
Pembangunan Bait Allah di zaman Zerubabel menjadi contoh nyata, bukan keperkasaan militer, bukan kekuatan tenaga manusia, tetapi kuasa Roh Tuhan yang menjadikan segalanya mungkin.
Preposisi
Keberhasilan sejati dalam hidup orang percaya tidak ditentukan oleh kekuatan manusia, melainkan oleh kuasa Roh Kudus yang bekerja dalam diri kita.
Pokok Pikiran
Hidup yang bergantung pada Roh Kudus akan selalu mengalami kemenangan, sebab bukan kekuatan manusia yang menegakkan rencana Allah, melainkan kuasa Roh-Nya.
Tetapi hanya Roh Kudus yang bisa membuka jalan dan memberi terobosan.
Refleksi Rohani
Apakah kita masih lebih percaya pada keperkasaan (chayil) dan kekuatan (koach) kita sendiri?
Sudahkah kita memberi tempat bagi Roh Kudus memimpin setiap keputusan, pekerjaan, dan pelayanan kita?
Mari renungkan: tanpa Roh Kudus, segala sesuatu akan sia-sia. Tetapi bersama Roh Kudus, yang mustahil menjadi mungkin.
Konklusi
“Bukan dengan keperkasaan, bukan dengan kekuatan, tetapi oleh Roh-Ku, firman Tuhan.”
Firman ini menegaskan: bukan tentang siapa kita, bukan tentang apa yang kita punya, tetapi siapa Roh Kudus dalam kita yang menentukan kemenangan.
Oleh karena itu, mari kita berhenti mengandalkan kekuatan manusia, dan mulailah sepenuhnya bergantung kepada kuasa Roh Kudus. (*)
Editor : Deiby Rotinsulu