Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Ulangan 16:13-17 Pdt Yvonne Awuy Lantu, Ucapan Syukur yang Menyenangkan Hati Tuhan

Deiby Rotinsulu • Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:19 WIB
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara

Ulangan 16:13-17 "Hari raya Pondok Daun haruslah kaurayakan tujuh hari lamanya, apabila engkau selesai mengumpulkan hasil tempat pengirikanmu dan tempat pemerasanmu.

 
14

Haruslah engkau bersukaria pada hari rayamu itu, engkau ini dan anakmu laki-laki serta anakmu perempuan, hambamu laki-laki dan hambamu perempuan, dan orang Lewi, orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu.

15

Tujuh hari lamanya harus engkau mengadakan perayaan bagi TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih TUHAN; sebab TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau dalam segala hasil tanahmu dan dalam segala usahamu, sehingga engkau dapat bersukaria dengan sungguh-sungguh.

16

Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,

17
tetapi masing-masing dengan sekedar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu."
 


Perayaan pondok daun, perayaan yang harus dilakukan turun temurun, maka seluruh bani Israel merayakan nya mulai saat ini.

Mulai Minggu ini di Israel sudah merayakan pondok-pondok daun mereka, mereka membuat pondok-pondok daun di halaman rumah mereka dan dihiasi dengan daun pohon palm.

Sungguh indah dan damai suasana saat-saat ini, karena semua sedang mempersiapkan hari raya pondok daun.

Semua rumah akan dibuka untuk bisa melayani orang lain, terutama pendatang, anak yatim, dan janda-janda.

Dan mereka membawa berkat-berkat ke rumah Tuhan.

Minggu tgl 19 Oktober 2025 gereja kita juga akan merayakan hari pengucapan syukur, hari pondok daun, jemaat Tuhan akan bawa hasil berkat Tuhan di rumah Tuhan.

Berkat dibawa untuk didoakan, sebagai ungkapan syukur kita kepada Tuhan atas berkat dan pemeliharaan Tuhan terhadap kita.

Kita lakukan itu untuk melaksanakan ketetapan Allah, melakukan firman Tuhan.

Ucapan syukur kita kepada Tuhan, ditempat yang ditentukan Tuhan, bukan di rumah masing-masing tapi di rumah yang ditentukan Tuhan.

Kita jemaat Samrat kita bawa berkat untuk thanksgiving, ucapan syukur di rumah Tuhan di gedung gereja.

Baca Juga: Khotbah Pantekosta Kisah Para Rasul 3:1-10 Pdt Erra S, Dari Pengemis Menjadi Penyembah

Kita senangkan Tuhan, bukan senangkan manusia.

Tuhan yang menjadi sentral dari ucapan syukur kita.

Ulangan 16:17 kita bawa korban-korban ucapan syukur sesuai berkat yang Tuhan berikan kepada kita.

Pengucapan syukur kita melakukan kehendak Tuhan, secara turun temurun.

Pengucapan bukan pesta pora makan minum tapi pesta pujian dan ucapan syukur kepada Tuhan.

Jadi pengucapan syukur bukan untuk melampiaskan hawa nafsu dan keinginan makan dan minum.

Mari kita pesta dengan pujian kepada Tuhan karena berkat-Nya.

Usaha kita diberkati, pintu-pintu berkat dibukakan, kesehatan dan kekuatan dicurahkan buat kita. Kita ada hidup dalam sehat dan kuat itu karena kemurahan Tuhan. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Pdt Yvonne Awuy Lantu #Ulangan 16 Ayat 13 sampai 17 #Khotbah Pantekosta