Daniel 2:47 Berkatalah raja kepada Daniel: "Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu."
Allah bekerja dalam setiap orang percaya.
Menghadirkan Kristus di marketplace
Daniel pada jaman nebukatnezar, dimana saat itu Daniel dapat menafsirkan mimpi raja.
Karena kalo Daniel tidak bisa menafsirkan mimpi raja, maka semua orng pintar dan orang berhikmat akan dibunuh.
Ada tekanan ada ancaman saat itu.
Demikian kita saat ini kita di dunia penuh dengan tekanan. Tekanan pada nilai, karier, media sosial, fomo, Dan 3:1-13
Raja Nebukatnezar bermimpi dan mimpi yang mengganggu hatinya, sehingga diberikan maklumat raja untuk setiap orang pintar dan orang berhikmat, harus dapat menebak mimpi dan memberikan artinya, dan jikaa tidak ada yang berhasil menebak dan menjelaskan arti nya maka semua orang pintar dan orang berhikmat akan dibunuh, maka itu adalah hal yang mustahil.
Saat Daniel ada krisis, dimana ada tuntutan yang mustahil, konsekuensi nya kematian, Daniel masuk kaum yang orang berhikmat dimana kalo tidak bisa menafsirkan akan dibunuh.
Daniel 2:14 "Lalu berkatalah Daniel dengan cerdik dan bijaksana kepada Ariokh, pemimpin pengawal raja yang telah pergi untuk membunuh orang-orang bijaksana di Babel itu,
Daniel cerdik dan bikaksana,
Dan 2:17-18 Daniel mencari komunitasnya dan memohon untuk ber doa, berdoa untuk meminta belas kasihan Tuhan, supaya bisa mengartikan mimpi dari raja.
daniel dan teman-temannya, Mereka orang yang hidup taat dan setia kepada Tuhan.
Point of view Daniel adalah Daniel menghadapi masalah dengan hikmat, Daniel berkumpul dengan orang-orang percaya kepada Tuhan.
Daniel Cari Tuhan, Dan Daniel mengakui semua karena Tuhan. Kita belajar dari Daniel andalkan Tuhan, pakai hikmat yang dari Tuhan lewat firmanNya, bersekutu dengan kawan seiman.
Berdoa dan serahkan pada Tuhan.
Dan akui Tuhan dalam segala hal. Amin (*)
Editor : Deiby Rotinsulu