MANADOPOST.ID--Berikut lirik lagu rohani Kidung Jemaat 179, Yesus, Kau kehidupanku, Kau penumpas mautku pada salib Kau dipaku sampai mati gantiku.
1) Yesus, Kau kehidupanku,
Kau penumpas mautku;
pada salib Kau dipaku
sampai mati gantiku;
agar aku mendapati
hidup baru yang abadi.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
2) Yesus, Kau telah memikul
fitnah, siksa terbesar;
Kau ditambat dan dipukul,
walau hidupMu benar,
agar aku tak binasa,
s"lamat dari rantai dosa.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
3) Tinggi hatiku t"lah pupus
oleh kelembutanMu;
oleh matiMu Kauhapus
rasa pahit matiku.
oleh nista yang Kautanggung
"ku yang hina jadi agung.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
4) T"rima kasih, Jurus"lamat,
atas pengorbananMu:
atas sakitMu yang sangat,
atas pahit matiMu.
Atas luka, atas bilur,
atas salib yang Kaupikul
syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
1) Yesus, Kau kehidupanku,
Kau penumpas mautku;
pada salib Kau dipaku
sampai mati gantiku;
agar aku mendapati
hidup baru yang abadi.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
2) Yesus, Kau telah memikul
fitnah, siksa terbesar;
Kau ditambat dan dipukul,
walau hidupMu benar,
agar aku tak binasa,
s"lamat dari rantai dosa.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
3) Tinggi hatiku t"lah pupus
oleh kelembutanMu;
oleh matiMu Kauhapus
rasa pahit matiku.
oleh nista yang Kautanggung
"ku yang hina jadi agung.
Syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
4) T"rima kasih, Jurus"lamat,
atas pengorbananMu:
atas sakitMu yang sangat,
atas pahit matiMu.
Atas luka, atas bilur,
atas salib yang Kaupikul
syukur hati tak henti
kepadaMu kuberi.
Syair: Jesu, meines Lebens Leben, Ernst Christoph Homburg, 1659,
Terjemahan: Yamuger, 1984,
Lagu: Wolfgang Wessnitzer, 1661
do = d
4 ketuk