Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Filipi 3:13-14 Ps Herman Senduk, Bukti Orang yang Mengejar Panggilan Kristus

Deiby Rotinsulu • Kamis, 27 November 2025 | 14:53 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

Filipi 3:13-14 "Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus."

Lukas 10:25-27 "Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" 26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?" 27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Kasihilah Tuhan Allah mu segenap hatimu, Tanpa Tuhan kita bukan siapa-siapa, tapi kalo kita beri hidup kita pada Tuhan maka mujizat dan berkat akan Tuhan berikan.

semua punya Tuhan, Dan kasihilah sesama manusia, seperti engkau mengasihi dirimu sendiri, tuah. Konfirmasi kalo itu betul, kalo kita mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia kita akan hidup,

Lukas 10:30-33 "Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. 31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. 32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. 33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan."

Ada seorang yang habis di rampok dan dipukuli sampai hampir mati.

Kebetulan ada imam lalu orang Lewi tapi mereka menjauh dan melewati nya saja.

Ada seorang samaria yangбpewat dan timbul belaskasihan dan merawat sampai memberikan penginapan.

Lukas 10:36 "Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"

Siapakah yang disebut sesama manusia bagi orang yang dirampok itu?

Imam dan Lewi yang merupakan orang yang mengerti kitab taurat tapi tidak melakukannya, Kita hidup bukan kebetulan, setiap saat di mana kita berjalan tidak ada yang kebetulan, kalau Tuhan izin kan kita lewat atau bertemu dengan siapa saja semua ada maksud Tuhan.

Tetap siap selalu, sehingga ketika waktunya Tuhan kita siap, baik itu waktunya untuk melayani Tuhan maupun waktunya kita melayani sesama manusia, Lukas 10:33

Samaria kaum yang dipandang sebelah mata, yang di anggap bangsa yang tidak berlayak karena mereka kawin campur, tapi orang samaria ini yang timbul belas kasihan nya, dan menolong orang tersebut.

Bukan status sosial yang bisa melakukan firman Tuhan, tapi orang yang sadar betul kalo hidup kita ini punya Tuhan, dan semua karena anugrah Tuhan maka merekalah yang akan melakukan firman Tuhan. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Filipi 3 Ayat 13 Sampai 14 #Khotbah Pantekosta #Ps Herman Senduk