Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BPMS GMIM DIWARNING… Salah Besar Vonis Pnt AGK, Pnt Fereydi, dan Pdt Arina Telah Tinggalkan Tugas Lebih dari 6 Bulan

Clavel Lukas • Jumat, 28 November 2025 | 12:15 WIB

 

Pnt AGK, Pnt Fereydi, dan Pdt Hein Arina.
Pnt AGK, Pnt Fereydi, dan Pdt Hein Arina.

MANADOPOST.ID--Warga Sulut banyak pecah tangis saat membaca, mendengar, dan menonton pembelaan Pnt Asiano Gamy Kawatu (AGK), Jeffry Korengkeng, Pdt Hein Arina, Pnt Fereydi Kaligis, dan Steve Kepel di sidang Dana Hibah GMIM.

Seperti Pnt AGK. Dia 36 tahun mengabdi sebagai PNS, dan cucu Hamba Tuhan GMIM, Pdt Alfred Watung. Diceritakan, ayahnya berpesan sewaktu Pnt AGK diterima PNS, “Nak, jaga integritasmu. Adalah baik menjadi orang penting. Tapi lebih penting menjadi orang baik.”

Selama kariernya, Pnt AGK dikenal birokrat handal, low profile, profesional, the best. Saat HUT Emas 50 Tahun Provinsi Sulut, Manado Post memilihnya jadi salah satu dari 50 birokrat terbaik. Dan dibuatkan buku berjudul: Profil 50 Birokrat Sulut, Persembahan HUT Emas ke-50 Provinsi Sulut, pada tahun 2014 lalu.

Pnt AGK mengakhiri kariernya di pemerintahan dengan baik. Oleh Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM Bukit Zaitun, Wanea, Wilayah Manado Tenggara, dia lalu dipilih sebagai Penatua P/KB.

Pada 2024, saat menikmati pensiun dan menjadi pelayan Tuhan, Pnt AGK ditetapkan tersangka Dana Hibah GMIM. Bahkan tatkala Umat Kristiani sedang menghayati Minggu-Minggu Sengsara Tuhan Yesus Disalib, Pnt AGK dkk dipakaikan rompi orange dan dimasukkan ke tahanan.

Adik kandung perempuannya, Glady Kawatu, menangis sungguh hebat saat menyaksikan sang kakak digelandang ke sel tahanan. Glady tahu persis, kakaknya itu tak bersalah.

Ironisnya lagi. Banyak netizen seketika membully Pnt AGK dkk. Disebut papancuri, rampok, koruptor, dll.

Namun. Fakta persidangan menjawab, Jaksa Penuntut Umum saja menyebut: tidak ada satu rupiah pun mengalir ke kantong Pnt AGK dkk. Dana Hibah GMIM terpakai untuk pelayanan. Tidak ada niat jahat. Hanya kesalahan administratif.

Pnt AGK menegaskan bahwa proses administrasi terlambat karena Covid-19, PSBB, WFH, refocusing, dan penutupan kantor. Ia menyebut masa 2020–2022 sebagai Tahun Anggaran Abnormal, mengutip asas Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

“Saya sangat berharap dapat kembali menyelesaikan masa pelayanan sebagai Pelayan Khusus Penatua Pria Kaum Bapa GMIM Bukit Zaitun Wanea Manado periode 2022–2026, sebuah peran yang saya tekuni dengan pengabdian," kuncinya yang meminta Majelis Hakim memutuskan bebas, atau dengan seadil-adilnya.

Di sisi lain, tekad dan harapan Pnt AGK menyelesaikan masa pelayanan mendapat support sahabat Pria Kaum Bapa Gereja. Sebab Pnt AGK, Pnt Fereydi Kaligis, bahkan Pdt Hein Arina, bukannya tidak menjalankan tugas lebih dari 6 bulan.

Justru sebaliknya, Pnt AGK dkk sedang “memikul salib” menjalankan tugas pelayanan yang jauh lebih berat. Mempertaruhkan Citra GMIM sampai mengorbankan reputasi, dan hancurnya nama baik keluarga gara-gara dituduh menyelewengkan Dana Hibah. “Adalah salah besar bila menyebut Pnt AGK, Pnt Fereydi, dan Pdt Arina, sudah lebih dari 6 bulan tidak bertugas,” kata Pnt Machel S.

Pnt Machel mewanti-wanti BPMS GMIM agar jangan salah dan kaku. “SK Pnt AGK di Bukit Zaitun kan dikeluarkan BPMS GMIM. Jangan berani memberhentikan beliau dengan alasan telah 6 bulan lebih tidak laksanakan tugas. Beliau dan kawan-kawannya justru menjalankan tugas pelayanan yang jauh lebih berat. Mempertaruhkan nama baik, harkat dan martabat GMIM,” pungkasnya.(*)

Editor : Clavel Lukas
#Dana Hibah #Asiano Gammy Kawatu #P/KB #GMIM #AGK #BPMS