Filipi 2:5-11
Fil 2:5 Supaya dalam hidup ini kita memiliki pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Yesus Kristus.
Kita sebagai pengikut Kristus pikiran dan perasaan Kristus itu juga harus kita miliki dalam kehidupan ini.
Yesus telah merendahkan diri dan taat sampai mati di atas kayu salib, Tuhan yang adalah Allah penuh kemuliaan rela turun ke dunia untuk menjadi kecil, menjadi hamba, lahir dikandang yang hina.
Sembilan bulan Dia di dalam kandung, selama 9 bulan sebagai janin, sampai waktunya di lahirkan jadi manusia, lahir sebagai bayi mungil bukan di istana tapi di kandang binatang, dib- ungkus kain lampin atau kain terapuh.
Yesus rela semua nya Dia alami supaya kita yang tak berlayak dan hina dapat terangkat dalam kemuliaan Allah.
Supaya kita diselamatkan, Ini lah makna kehadiran Tuhan Yesus, karena kasih Allah Bapa kepada kita Dia berikan Yesus anak yang dikasihinya buat lahir di kandang yang hina, dan mati diatas kayu salib, bukan untuk kepentingan sorga tapi kepentingan kita, supaya kita diselamatkan, oleh karena pengorbanan Tuhan Yesus.
Natal Kita sibuk dengan hiasan natal, baju baru, makan minuman, Tapi Bapa disorga siapkan anak yang dikasihinya untuk tebus salah dosa kita dengan nyawanya sendiri, Dari mulia menjadi hina, kaya jadi miskin, Tuhan menjadi manusia, supaya kita yang hina menjadi mulia, miskin menjadi kaya, kita diselamatkan hidup bersama Allah.
Natal, Bapa siapkan anaknya untuk menderita dan mati di kayu salib untuk kita manusia. dan kita manusia natal sibuk siapkan sesuatu untuk diri kita sendiri.
Rayakan natal dengan menyembah dan agungkan Tuhan, Dia yang rela menyerahkan nyawaNya buat kita.
Perayaan natal kita menyenangkan hati Tuhan, perayaan natal yang diberkati, Tuhan Yesus yang jadi pusat perayaan natal kita. Hormati Tuhan, persembahan natal kita menjadi persem- bahan yang menyenangkan hati Tuhan. Amin
Editor : Deiby Rotinsulu