Mazmur 55:22 Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka la akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.
1petrus 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab la yang memelihara kamu.
Serahkanlah segala kekewatiranmu pada Tuhan. Semenjak jaman covid dunia tergoncang tidak ada yang pasti, semua jadi ketakutan dan kekewatiran menjadi memuncak.
Kekewatiran adalah sifat yang dialami oleh semua umat manusia,
Kecemasan yang berlebihan atau kekewatiran dapat membawa ganguan dalam hidup, membawa Masalah dalam hidup kita.
Sebagai orang percaya kita harus dapat menga- tasi kekewatiran, kita punya wayout punya jalan keluar.
Raja Daud dan rasul Petrus memotifasi kita untuk menyerahkan kekewatiran kita pada Tuhan, sebab kita sendiri tidak dapat mengatasi kekewatiran kita, Mat 13:18-23.
Kehidupan manusia di perumpamakan seperti benih yang ditabur, ada yang ditabur dipingir jalan karena dasarnya tidak baik benih tidak akan bertumbuh, ada yang ditabur di tanah yang berbatu-batu.
Benih dapat bertumbuh tapi terhimpit sehingga tidak berakar dan akan mati, ada benih yang ditabur di semak duri, benih bertumbuh tapi ada duri kekewatiran dan tipu muslihat sehingga tidak berbuah, dan benih yang ditabur ditanah yang subur.
Benih akan tubuh berakar dan berbuah, benih ini ialah orang yang mendengar firman Tuhan dan mengerti dan memahami.
Orang yang setia beribadah aktif dalam kegiatan rohani, dan melakukan firman Tuhan dimana pun Tuhan tempatkan.
Memahami adalah mengerti dengan benar firman Tuhan, sehingga dia ber akar dan bertumbuh lebat dan berbuah, sehingga pohon dan buahnya menjadi berkat buat yang lain dan akarnya membuat pohon kuat dan tidak tumbang karena satu dan lain hal. Amin (*)
Editor : Deiby Rotinsulu