Syalom,
Allah berfirman kepada umat-Nya, bangsa Israel, bahwa Dialah terang mereka: “Kemuliaan TUHAN terbit atasmu” (Yesaya 60:1). Meski bumi diliputi kegelapan, Allah memanggil bangsa-bangsa datang kepada-Nya melalui terang-Nya di tengah-tengah mereka (ay. 2-3).
Di Perjanjian Baru, Yesus, Anak Allah, menyatakan diri-Nya sebagai terang dunia, dan berfirman bahwa siapa saja yang mengikut-Nya tidak akan berjalan dalam kegelapan ( Yohanes 8:12).
Ketika kita merasa seakan sedang dikelilingi kegelapan, kita dapat percaya bahwa Allah menyinarkan terang-Nya melalui Yesus. Kita dapat berpegang pada kebenaran bahwa bersama Dia, kita akan selalu memiliki terang kehidupan. Amin.
Happy Sunday!
Editor : Clavel Lukas