Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta 1 Timotius 4:8 Pdt Hanny Awuy, Beribadah sebagai Persembahan Hidup kepada Tuhan

Deiby Rotinsulu • Selasa, 9 Desember 2025 | 10:36 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

1 Timotius 4:8 "Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang."

Orang Israel sangat menghormati ibadah, mereka detail dalam setiap pelaksanaan ibadah.

Ibadah itu perhambaan, mengambil sikap sebagai hamba kepada Tuhan.

Sikap seorang hamba adalah mengabdi, menghormati dan melakukan setiap perintah Tuannya.

Keluaran 23:25 "Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu."

Kamu harus beribadah pada Tuhan Ibadah harus dilakukan, menjadi kewajiban kita, beribadah tidak hanya karena berkat.

Tidak hanya karena kita punya waktu, Tapi kita beribadah karena kita ini hambanya Allah, hamba Tuhan.

Harus punya sikap menghambakan diri.

Ibadah harus punya posisi terdepan dalam hidup kita, ibadah menjadi prioritas, maka kita mempersiapkan diri dengan dengan baik buat ibadah, Ibadah mengandung janji, janji akan datang.

Apa yang terjadi dimasa datang ada dalam perlind- ungan Tuhan, ada janji Tuhan di masa depan kita. Ibadah kita tidak hanya berfaedah pada saat ini tapi sampai masa yang akan datang.

Keluaran 23:25 beribadah kepada Tuhan atau dalam bahasa lainnya And ye shall serve the LORD your God, melayani Tuhan, kita jadi hambanya Tuhan, kita layani Tuan kita yaitu Tuhan kita.

Kita layani Tuhan dan Tuhan tidak pernah ber- hutang.

Roma 12:1-2 "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

Persembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup.

Kita berikan kita persembahkan yang terbaik buat Tuhan, maka nama Tuhan dipermuliakan dalam ibadah kita dalam pelayanan kita,

Ibadah harus berdampak pada hidup kita, dalam setiap ibadah mampu mengubahkan kita dan mereka yang datang beribadah, ibadah tidak menjadi rutinitas, tapi menjadi pelayanan.

Menjadi hal yang utama dalam hidup kita. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#1 Timotius 4 Ayat 8 #Khotbah Pantekosta #Pdt Hanny Awuy