Matius 2:11 "Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur."
Persembahan kemenyan
Persembahan orang Majus
Ada 3 kaum orang Majus yang datang untuk mencari Yesus.
Mereka datang dari jauh, mereka datang tidak dengan tangan kosong ada emas, kemenyan dan mur.
Kita akan melihat arti dari salah satu persem- bahan yang orang majus bawa.
Minyak kemenyan, minyak suci ukupan Kel 30:34-35
Kemenyan asli, kemenyan gambaran penyembahan, kemenyan harus dibakar di bait suci, supaya menyebarkan bau yang harum.
Kita harus menjadi seperti kemenyan yang menjadi harum dimana kita berada, jika kita ada maka ada hadirat Allah.
Gereja harus berbau harum seperti kemanyan Yang tulen, Digereja orang akan bertemu dengan Tuhan.
Imamat 2:14-16
Kemenyan korban sajian
Korban hulu hasil yang dibawa ke bait Allah di atasnya di Taru kemenyan supaya ketika dibakar untuk Tuhan menjadi harum dan menjadi korban sajian kepada Allah.
Kemenyan jadi lambang ketulusan lambang sukacita, setiap perubahan yang kita bawa kepada Allah harus dengan tulus dan sukacita.
Imamat 24:7 "Engkau harus membubuh kemenyan tulen di atas tiap-tiap susun; kemenyan itulah yang harus menjadi bagian ingat-ingatan roti itu, yakni suatu korban api-apian bagi TUHAN."
Korban sajian diatas meja roti
Meja roti dilambangankan sebagai firman Tuhan, diatas firman Tuhan harus ada kemenyan tulen yang dibakar sehingan asap wewangian dari kemenyan memenuhi nya dan roti menjadi harum. firman Tuhan menjadi harum, supaya firman Tuhan dipenuhi hadirat Allah, firman Tuhan menjadi
Penuh kuasa karena ada hadirat Allah didalam nya.
Hidup kita jadi kemenyan yang menyenangkan hati Tuhan, persembahan kita, pengorbanan kita, menjadi seperti kemenyan yang tulen, yang memulikan Tuhan.
Yesaya 60:6-7
Kemenyan menjadi lambang kemasyuran,
Tuhan akan memasyukan kita, diberkatilah kita, Dalam penyembahan kita memasyukan Tuhan dan Tuhan akan memasyurkan kita, diberkatilah kita.
Wahyu 8:3-4
Kemenyan di sorga, setiap doa ucapan syukur pujian dan penyembahan kita menjadi kemenyan yang berbau harum, Amin(*)
Editor : Deiby Rotinsulu