Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

SMST 2025 Diharapkan ADIL, BIJAKSANA & BERHIKMAT, Ini Empat Opsi Ketua BPMS GMIM

Clavel Lukas • Senin, 15 Desember 2025 | 16:44 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

MANADOPOST.ID--Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) GMIM, 16-18 Desember 2025 di Tomohon, diharapkan berjalan penuh kedamaian, adil, dan berhikmat, supaya lahir keputusan yang bijaksana.

Itulah kerinduan pada umumnya warga GMIM yang diwawancarai ManadoPost.id, apalagi dalam penghayatan minggu-minggu advent menanti Sang Raja Damai.

Informasi dihimpun, peserta SMST 2025 terus berdoa memohon hikmat terkait rencana pengambilan keputusan penting terkait status Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina.

Pertama, apakah dipertahankan alias kembali meneruskan keketuaannya hingga Sidang Majelis Sinode Umum 2027.

Kedua, diberhentikan dan akan dilakukan pemilihan Ketua BPMS dari unsur pendeta BPMS, dan lanjut pengisian lowong dari para nominator, yang sisa masa jabatan hingga periode Maret 2027.

Ketiga, dipecat tidak dengan hormat yang konsekuensinya Pdt Arina tidak akan terima pensiun.

Keempat, tetap sebagai Ketua BPMS tapi nonaktif.

Sebagai informasi, Pdt Hein Arina belum lama ini selesai menjalani Sidang Dana Hibah GMIM di Pengadilan Negeri Manado.

Dia dinyatakan tidak korupsi, dan semua dana hibah GMIM dipakai untuk kerja pelayanan. Namun terjadi kesalahan administratif organisasi, sehingga dia secara organisasi (bukan pribadi), dihukum 12 bulan dipotong masa tahanan.

Nah, Pdt Arina sebagai terpidana dianggap telah cemar karena melanggar GMIM yang Kudus, Am dan Rasuli.

Namun, dikarenakan Pdt Arina jadi terpidana gara-gara organisasi GMIM, bukan pribadi, seyogianya pemberhentian harus kolektif kolegial atau 13 BPMS.

Sedangkan bila pemberhentian gegara dianggap 6 bulan tak melaksanakan tugas, banyak pendapat lain yang mematahkan. Yakni, Pdt Arina bukan tak bertugas.

Tapi justru menjalankan tugas yang teramat berat dan mulia. Karena mempertaruhkan harga diri GMIM, harkat martabat dan kehormatan, bahwa Organisasi GMIM tidak seperti yang dituduhkan netizen. “Justruuu. Bagaimana BPMS yang 7 bulan tidak bertugas, tapi terima tunjangan,” kata sejumlah Ketua BPMW.(*)

Editor : Clavel Lukas
#GMIM #Hein Arina #BPMS