Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Aneka Cerita di Balik Kisruh BPMS GMIM, Diduga Dipicu Kepentingan tapi Diharap Tuntas di SMST 2025

Clavel Lukas • Senin, 15 Desember 2025 | 16:46 WIB
Kantor Sinode GMIM di Kota Tomohon, Sulawesi Utara
Kantor Sinode GMIM di Kota Tomohon, Sulawesi Utara

MANADOPOST.ID--Akhir tahun 2024 dan awal 2025, warga GMIM dikagetkan pemeriksaan Dana Hibah. Lebih heboh lagi, saat penghayatan minggu-minggu sengsara 2025, Pdt Hein Arina, Pnt Gamy Kawatu, Pnt Fereydi Kaligis, Jeffry Korengkeng, dan Steve Kepel digelandang ke tahanan.

Netizen spontan bereaksi. Hujatan, nyinyiran, cacian. GMIM seakan menghadapi badai dan gelombang.

Hebatnya, pelayanan GMIM di 7 Kab/Kota se Sulut tetap berjalan baik. Di kolom-kolom, jemaat, wilayah, BIPRAL sinodal, termasuk mutasi pendeta, semuanya baik. Tak ada pengunduran diri massal dari warga GMIM. Mereka hormati proses hukum.

Eeh, ternyata berbeda di BPMS GMIM. Meledak kepentingan. Rapat BPMS GMIM 27 Oktober 2025 melahirkan silang pendapat, karena diwarnai aksi walk out Sekum Pdt Evert Tangel dan Wasek Pdt Christian Luwuk.

Rapat tersebut telah memilih Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas dan menyatakan memberhentikan Pdt Hein Arina (sekalipun sidang dana hibah masih berlangsung). Pemberhentian ini disepakati akan dibawa di SMST 2025. Karena produk sidang sinode, harus diselesaikan di sidang sinode.

Namun. Di berita acara rapat BPMS 27 Oktober tersebut, ternyata tidak disebutkan pemberhentian Pdt Arina. Tak pelak, Pdt Janny Rende memilih menerima kembali mandat sebagai Plt Ketua BPMS. Apalagi dalam pernyataan pers, ditegaskan Pdt Hein Arina tidak diberhentikan, apalagi dipecat.

Maka sempat terjadi dua kubu di BPMS GMIM. Kubu Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas menguasai Kantor Sinode, cepat mengganti specimen bank, dan membuat cap baru.

Hanya saja, dalam tempo singkat kubu ini tinggal menyisahkan Pdt Wenas, Pnt Recky Montong, Pnt Yudi Robot, dan Dkn Windy Lucas, serta tidak didukung mayoritas Ketua BPMW. Terbukti saat undangan rapat diedar yang hanya ditandatangani Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas, nyaris tidak ada yang datang.

Sebaliknya, undangan rapat yang ditandatangani kubu Plt Ketua Pdt Janny Rende dan Sekum Pdt Evert Tangel, dihadiri oleh mayoritas Ketua BPMW. Kubu ini kemudian disupport 8 BPMS, masing-masing Pdt Janny Rende, Pdt Joice Sondakh, Pdt Richard Mengko, Pnt Steven Kandouw, Pdt Evert Tangel, Pdt Jeffry Saisab, Pdt Christian Luwuk, dan Dkn Meyta Wala.

Masalah jadi runyam. Sebab SMST 2025 yang dijadwalkan 27-29 November, menjadi tidak ada kejelasan. Selain terancam tidak dizinkan pemberi izin, Pdt Janny Rende cs telah dipolisikan karena dilaporkan melakukan pemalsuan surat.

Di moment ini, redaksi menerima banyak sekali laporan cerita miring terkait masalah internal di BPMS GMIM. Di antaranya Penjualan Bantuan Kapal Operasional di Pulau Lembeh, Eskavator-gate, Tanah Masarang, Tidak Berkantor 7 bulan tapi terima gaji, Pergantian Pengurus Yayasan Medika dan AZR Wenas, dll.

Singkat kata, bisa ditarik hipotesa bahwa kisruh di BPMS GMIM ternyata gara-gara faktor kepentingan dan kenikmatan person-person yang telah terganggu.

Namun demikian, rekonsiliasi akhirnya terwujud. Saat Ultah Pdt Adolf Wenas, koleganya Pdt Janny Rende datang memberi ucapan selamat.

Dan demi terwujudnya SMST 2025 agar semua silang pendapat berakhir, Pdt Janny Rende mengembalikan mandat Plt. Dan Pjs Ketua Pdt Adolf Wenas disepakati dibantu Wakil Sekretaris Pdt Jeffry Saisab menandatangani surat menyurat. Sebab Sekum Pdt Evert Tangel beralasan sakit. Langkah bijaksana ini akhirnya bisa dipahami para Ketua BPMW.

Semua berharap, SMST 2025 akan melahirkan yang terbaik. Tidak ada yang tersakiti, dan tidak ada yang menang atau kalah. “Semua harus bertanding memberikan masukan yang paling bijaksana. Sebab GMIM adalah organisasi gereja, bukan organisasi politik,” ajak sejumlah Pendeta Perempuan, Ketua-Ketua BPMW di Manado.(*)

Editor : Clavel Lukas
#GMIM #Janny Rende #Adolf Wenas #Hein Arina #BPMS #SMST