Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Roma 2:6-8 Pdt Roberd Runtukahu, Karakter Menentukan Kekekalan

Deiby Rotinsulu • Rabu, 17 Desember 2025 | 14:53 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

Roma 2:6-8 

Tuhan yang sama tuhan yang tak pernah salah dalam segala hal, Tuhan yang adil dan Tuhan selalu siapkan balasan kepada siapapun, ada 2 tipe balasan Tuhan, ada balasan berupa berkat dan kutuk.

Berkat Balasan Tuhan adalah hidup kekal, Yesus datang untuk memberikan kekekelan dalam hidup kita, Dia menunjukan jalan pada kekekalan.

Kita diberikan hidup yang kekal ketika kita bertobat dan terima Yesus, nama kita tertulis di buku kehidupan, tapi nama kita bisa terhapus dari buku kehidupan kekal.

Kutuk Balasan Tuhan yaitu murka Tuhan, Tuhan murka kepada orang fasik, kepada mereka yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus, dan mereka yang tahu firman tapi tidak mau melakukan firman, hidup dalam dosa mereka yang siapkan untuk murka Tuhan,

Untuk dapat balasan hidup kekal kita harus hidup tekun berbuat baik, hidup mencari kemuliaan Tuhan, jauhkan hidup dalam dosa.

Dapat balasan murka Allah karena egois, tidak taat dalam kebenaran, hidup dalam kelaliman.

Kesemuanya itu berhubungan dengan karakter kita.

Orang yang menghidupi kebaikan demi kebaikan itu karakter mereka yang mencari kekekalan, dan mereka yang membiasakan diri berbuat curang, egois, tidak taat itu karakter yang akan menerima murka Allah.

3 yohanes 1:2 sama seperti jiwamu baik-baik saja.

3 yohanes 1:5-8 bagaimana kebaikan yang disukai Tuhan, Karakter yang baik.

3 yohanes 1:9-10 ada diotrefes diatara mereka yang tidak menerima kami, dan mau menjadi terkemuka, yang hidupnya meleter berkata kasar, tidak mau menerima dan mengucilkan jemaat Allah.

Diotrefes salah seorang pelayan yang mau jadi ketermuka, punya sifat yang buruk, egois, dan jahat terhadap orang yang tidak sejalan.

Kita semua bisa berbuat salah tapi kalo karakternya baik ketika berbuat salah pasti bertobat dan hidup baik.

Hidup benar bukan hidup mencari pembenaran.

Karakter yang salah

Amsal 26:24-27 mereka yang jahat.

3 yohanes 1:11 Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

3 yohanes 1:12 Demetrius orang baik, semua menyaksikan kebaikan dan kebenarannya hidup sesuai firman.

Amsal 22:1 yang berharga adalah nama baik dan dikasihi orang. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Roma 2 Ayat 6 Sampai 8 #Khotbah Pantekosta #Pdt Roberd Runtukahu