Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Obor GMIM Selasa 23 Desember 2025, Lukas 1:48 Pilihan Agung Dari Kerendahan: Ketika Tuhan Memutuskan!

Aprilia Sahari • Kamis, 18 Desember 2025 | 09:50 WIB
Logo Obor Pemuda GMIM
Logo Obor Pemuda GMIM

Lukas 1:48

sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,

Sobat Obor, kemarin kita sudah melihat bagaimana Maria bersukacita karena Allah adalah Juruselamatnya.

Hari ini, mari kita fokus pada alasannya: "Sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia."

Ayat ini membawa kita pada sebuah rahasia besar tentang cara kerja Tuhan: kehendak bebas-Nya.

Bayangkan ada sebuah kompetisi sedunia.

Panitia mencari orang paling terpandang, paling kaya, atau paling berpendidikan untuk tugas terbesar.

Tapi Tuhan tidak melakukan audisi seperti itu dalam memilih orang pilihan-Nya.

Maria bukan dari keluarga kaya, bukan dari Yerusalem, dan bukan seorang yang punya nama besar.

Dia bahkan menyebut dirinya "hamba" atau budak; orang yang statusnya sangat rendah.

Mengapa Tuhan memilih Maria?

Jawabannya sederhana: Karena Dia mau!

Pilihan Allah tidak didasarkan pada kehebatan atau kelayakan yang ada dalam diri Maria.

Ini murni keputusan Allah yang berdaulat, sebuah kasih karunia yang tidak bisa kita raih atau bayar.

Kita menyebutnya anugerah tanpa syarat.

Tuhan tidak menunggu Maria menjadi sempurna dulu; Tuhan memilihnya saat dia dalam kerendahan, dan melalui pilihan-Nya itulah Maria disebut berbahagia.

Sadarkah kita, Seringkali kita merasa tertekan untuk berprestasi, mencari validasi, dan merasa bahwa kita harus menjadi superstar dulu barulah Tuhan bisa memakai kita.

Maria menampar pemikiran itu.

Dia menunjukkan bahwa kunci untuk "dilihat" dan "dipilih" oleh Tuhan bukanlah pada seberapa tinggi kita berdiri, melainkan pada pengakuan jujur akan kerendahan dan keterbatasan diri kita di hadapanNya.

Kerendahan hati Maria menjadi tempat sempurna bagi anugerah Tuhan untuk bersinar.

Jadi, berhentilah merasa khawatir atau tidak pantas.

Tugas kita bukanlah membuat diri kita layak, melainkan merespons pilihan Tuhan dengan ketaatan.

Percayalah, sebelum kamu ada, Tuhan sudah tahu siapa kamu dan Dia sudah memutuskan peranmu.

Rencana-Nya bagimu adalah yang terbaik. Amin

Baca Juga: MTPJ GMIM 21-27 Desember 2025, Lukas 1:46-56 Rahmat Tuhan Turun Temurun Atas Orang-Orang Yang Takut Akan Dia

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 23 Desember 2025, Lukas 1:49 Tuhan Allah Melakukan Perbuatan Besar

Editor : Aprilia Sahari
#Pemuda GMIM #Obor GMIM #GMIM #Renungan GMIM