Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Sabtu 24 Januari 2026, Kejadian 2:16-17 Ketaatan Pada Perintah Tuhan Allah

Aprilia Sahari • Rabu, 14 Januari 2026 | 13:40 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

Kejadian 2:16-17

(16) Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
(17) tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Taat dalam KBBI berarti senantiasa tunduk, patuh, tidak berlaku curang, setia, saleh, kuat beribadah.

Salah ketaatan yang utama adalah melakukan perintah Tuhan Allah.

Dalam kehidupan orang percaya ada banyak perintah yang harus terus menerus kita lakukan.

Kejadian 2:16-17 merupakan perintah langsung dari Tuhan Allah bagi manusia untuk terus menerus menikmati semua buah dari pohon yang ada di taman.

Tuhan Allah memberi kepastian bahwa buah-buah itu boleh dimakan.

Tuhan Allah juga terus menerus melarang untuk tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ayat 16 merupakan bentuk izin yang diberikan Tuhan Allah bagi manusia.

Dalam ayat ini kita melihat bagaimana Tuhan Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk menikmati ciptaan-Nya.

Sedangkan dalam ayat 17 merupakan bentuk larangan yaitu dengan menetapkan batas untuk tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Anugerah Tuhan Allah bagi manusia untuk boleh memakan semua buah tetapi tidak untuk buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.

Frasa `pastilah engkau mati' memberikan penekanan pada kematian yang pasti.

Itu berarti pilihan sepertinya sangat terbuka namun penekanannya adalah ketaatan kepada perintah Tuhan Allah.

Sebenarnya hal ini bukanlah sebuah perintah untuk memilih mana buah yang boleh dan tidak boleh di makan, tetapi soal ketaatan terhadap perintah Tuhan Allah yang adalah pencipta dan pemilik kehidupan.

Ketidaktaatan akan membawa manusia pada kematian kekal dan ketaatan akan membawa manusia pada kehidupan yang benar dan kekal.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Seringkali kita gagal fokus dalam menjalani kehidupan.

Kita tidak melihat apa yang menjadi motivasi awal atau tujuan yang sebenarnya.

Firman hari ini mengajak kita untuk melihat bagaimana sesungguhnya hidup orang percaya itu.

Secara tersirat kita dapat menyimpulkan bahwa Tuhan Allah sepertinya sementara memberi kebebasan kepada kita manusia.

Kalaupun seperti itu maka kita mendapati bahwa kebebasan yang Tuhan beri ada batasannya.

Dengan demikian yang harus dilakukan adalah hidup dalam ketaatan kepada kehendak Tuhan Allah. Mengapa?

Karena ketika kita taat pada perintah-Nya maka kita akan hidup, dan jika kita melanggar perintah-Nya maka kita akan mati.

Baiklah kita sebagai orang yang percaya, sebagai keluarga Kristen, suami, istri, anak-anak tetap hidup dalam ketaatan karena ketaatan itulah yang membawa kita pada kehidupan yang kekal. Amin.

Doa: Bapa kami yang di sorga, berilah kami hikmat untuk memahami arti ketaatan yang membawa pada kehidupan kekal dan tolonglah kami untuk tetap taat dan melakukan semua perintah-Mu, dalam nama Yesus Kristus. Amin.

Baca Juga: RHK GMIM Senin 19 Januari 2026, Kejadian 2:9 Tuhan Allah Memberi Pertumbuhan

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 20 Januari 2026, Kejadian 2:10 Sungai Bagi Semua Ciptaan

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 21 Januari 2026, Kejadian 2:11-13 Kekayaan Yang Sejati

Baca Juga: RHK GMIM Kamis 22 Januari 2026, Kejadian 2:14 Sungai Yang Tetap Ada Dan Terus Mengalir

Baca Juga: RHK GMIM Jumat 23 Januari 2026, Kejadian 2:15 Tercipta Untuk Bekerja Dan Memelihara

Editor : Aprilia Sahari
#RHK #GMIM #Renungan GMIM #RHK GMIM Sabtu 24 Januari 2026