Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Sabtu 31 Januari 2026, 1 Yohanes 2:17 Memilih Jalan Hidup Dalam Kekekalan

Aprilia Sahari • Senin, 19 Januari 2026 | 14:07 WIB
LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

1 Yohanes 2:17

(17) Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam kehidupan ini kita sering kali diperhadapkan dengan berbagai pilihan.

Kadang kala pilihan-pilihan tersebut mudah ditentukan, tapi tidak jarang pilihan itu sulit diambil.

Pilihan-pilihan hidup itu biasanya muncul dalam bentuk dua atau lebih hal yang sangat berbeda atau sangat bertolak belakang.

Firman Tuhan pada hari ini, memberikan sebuah sudut pandang yang mengubah cara pandang kita tentang kehidupan.

Ia menyajikan perbandingan yang tajam antara sifat sementara dunia dan kekekalan yang ditawarkan oleh Tuhan Allah.

Penulis mengingatkan kita bahwa "dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya".

Ini bukan hanya berbicara tentang akhir dunia secara fisik, tetapi juga tentang sifat fana dari hal-hal duniawi.

Segala yang dianggap penting oleh dunia yaitu kekayaan, status, ketenaran semuanya bersifat sementara.

Keinginan-keinginan duniawi yang sering kali menggoda kita, semuanya akan berlalu.

Namun, kontras dengan kefanaan dunia, firman menegaskan bahwa "orang yang melakukan kehendak Tuhan Allah tetap hidup selama-lamanya".

Ini adalah janji yang luar biasa.

Ketika kita memilih untuk hidup selaras dengan kehendak Tuhan Allah, kita terhubung dengan sesuatu yang melampaui waktu yaitu kekekalan di dalam-Nya.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Sebagai keluarga Kristen kita diajak untuk memikirkan kembali prioritas hidup.

Seberapa banyak energi yang kita habiskan untuk mengejar hal-hal yang pada akhirnya akan lenyap?

Sebaliknya, seberapa besar komitmen kita untuk melakukan kehendak Tuhan Allah?

Melakukan kehendak Tuhan Allah bukan berarti kita harus mengabaikan tanggung jawab di tengah dunia.

Sebaliknya, ini adalah panggilan untuk menjalani setiap aspek kehidupan kita (pekerjaan, hubungan, kegiatan sehari-hari) dengan perspektif hidup kekekalan.

Ini berarti dalam membuat keputusan dan bertindak harus selaras dengan nilai-nilai Kerajaan Allah.

Mari kita memohon hikmat dari-Nya untuk dapat membedakan antara yang fana dan yang kekal.

Semoga sebagai keluarga Kristen, kita memiliki keberanian untuk melepaskan hal-hal duniawi yang bersifat sementara dan sebaliknya, menggenggam erat janji kehidupan kekal yang ditawarkan melalui ketaatan kepada kehendak Tuhan Allah. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah yang kekal, mampukanlah kami untuk berkarya dalam dunia, menjadi terang bagi dunia yang fana ini, serta senantiasa hidup memilih jalan yang Engkau kehendaki, sekarang dan selamanya. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

Baca Juga: RHK GMIM Senin 26 Januari 2026, 1 Yohanes 2:9-10 Kasih Cerminan Kehidupan Dalam Terang

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 27 Januari 2026, 1 Yohanes 2:11 Kebencian Membutakan Kehidupan Rohani

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 28 Januari 2026, 1 Yohanes 2:12-13 Pertumbuhan Iman Dalam Keluarga

Baca Juga: RHK GMIM Kamis 29 Januari 2026, 1 Yohanes 2:14 Tinggalah Di Dalam Firman Allah

Baca Juga: RHK GMIM Jumat 30 Januari 2026, 1 Yohanes 2:15-16 Melawan Keinginan Dunia

Editor : Aprilia Sahari
#RHK #GMIM #Renungan GMIM #RHK GMIM Sabtu 31 Januari 2026