1 Korintus 13:13" Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih."
Di awal Tahun biasanya perusahan memeriksa inventory mereka, iventory mereka biasanya berisi bahan mentah, bahan setengah jadi, bahan jadi, Tujuannya untuk menjaga produktifitas perusahaan.
Menjaga tekanan pasar dan menjadi aset mereka.
Tuhan kita Tuhan kebenaran, maka iventory kita adalah bahan mentah adalah Firman Tuhan dan roh kudus, bahan setengah jadi nya adalah iman, pengharapan dan Kasih, hasil akhirnya adalah pertolongan, kekuatan, kebaikan, dan mujizat.
Kita akan mengecek iventory kerohanian kita.
Semua ini soal hati, bukan soal penampilan, soal kepinteran tapi semua soal Hati kita.
Bahan baku Rohani kita adalah Firman Tuhan dan Roh kudus, bahan baku yang tidak pernah gagal dan tidak pernah habis.
Maka dari bahan baku ini kita akan ada buah nya, ada hasilnya, maka hasilnya adalah soal hati maka hasilnya adalah hati yang percaya, hati yang penuh pengharapan dan hati yang penuh kasih.
Semua soal rohani.
Yang jasmani akan lalu yang rohani akan kekal, yang jasmani mengikuti yang rohani, Apakah hasil akhirnya sesuai firman Allah, inilah hasil akhir yang sesuai firman Tuhan; Rom 8:28 Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Maz 65:12 engkau memahkotai tahun kita dengan kebaikan.
Semua hasil akhirnya apakah sesuai firman Allah.
Kalau kita punya iman, pengharapan dan kasih, 3 hal ini maka hasil akhirnya sesuai firman Allah. Semuanya harus melewati proses, hasil iman kita adalah hasil proses, firman Allah tidak pernah gagal.
Semua ini adalah sumber Kekuatan gereja, iman, pengharapan dan kasih.
Matius 16:18 "Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."
Alam maut tidak bisa menguasainya, inilah sumber kekuatan gereja.
1 tesalonika 1:3 Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan peng- harapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita.
Iman jadi dasar penilaiaan Tuhan, Iman kita Dihadapan Allah, tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah.
Iman pengharapan dan kasih membawa kita kepada Tuhan.
Jauhi semua yang membuat kita jauh dari Tuhan, apapun yang kita alami kalo itu membuat kita dekat dengan Tuhan maka itu lah hal yang berhasil, hasil akhirnya adalah membawa kita dekat dengan Tuhan.
Ibrani 11:6 "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia."
Pengharapan membawa kita pada penyediaan Tuhan, apa yang Tuhan siapkan buat kita.
Kasih membawa kita ke hati Tuhan, kepada pribadi Tuhan.
Semua itu menjadi jembatan
Iman menjadi jembatan kita percaya kepada sesuatu yang tidak kelihatan, kita terbiasa memakai panca indra kita supaya percaya, tapi iman menjadi cara Tuhan untuk percaya sesuatu yang tidak dapat ditangkap oleh panca indra.
Pengharapan menjadi jembatan terhadap kekekalan, pengharapan itu disimpan di sorga buat kita, Kasih menjadi jembatan kita dengan Tuhan dan dengan sesama.
Iman pengharapan dan kasih menjadi kunci kekekalan kita.
Iman menjadi kunci kekuatan kita, iman membuat kita tidak khawatir, tidak takut, tidak menyerah.
Iman percaya Tuhan ada, iman besar maka setan jadi kecil, setan jadi besar iman jadi kecil, Pengharapan kunci kekekalan kita.
Kunci keselamatan kita.
Kasih kunci kita memenangkan dari dosa, dengan kasih kita cinta Tuhan dan cinta sesama. Amin(*)
Editor : Deiby Rotinsulu