MANADOPOST.ID– Warga Tonsawang yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga (KK) Iwekahalesan Tonsawang di Jakarta merayakan Natal Yesus Kristus sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 organisasi dalam suasana penuh kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Fredy Tuda yang mewakili Bupati Ronald Kandoli.
Ibadah Natal dan syukuran HUT ke-69 tersebut digelar di GPIB Effatha, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2026).
Ratusan warga Tonsawang di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek, hadir bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.
Diawali dengan ibadah Natal yang berlangsung khusyuk, lalu dilanjutkan dengan syukuran ulang tahun organisasi yang telah memasuki usia ke-69 tahun.
Momen ini menjadi ajang temu kangen sekaligus mempererat persaudaraan warga Tonsawang yang menetap di luar kampung halaman.
Ketua Umum KK Iwekahalesan Tonsawang, Ellen Hendjan Kosegeran, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara kepada warga Tonsawang di perantauan.
“Saya sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Iwekahalesan Tonsawang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Pemerintah Daerah Minahasa Tenggara, khususnya Wakil Bupati Bapak Fredy Tuda beserta jajaran kepala dinas.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk nyata perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Tonsawang yang berada di perantauan,” ujar Ellen Kosegeran.
Menurut Ellen Kosegeran, kehadiran Wakil Bupati beserta rombongan bukan hanya menjadi kebanggaan bagi warga KK Iwekahalesan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan masyarakat Minahasa Tenggara yang tinggal di luar daerah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda menyampaikan salam serta pesan dari Bupati Ronald Kandoli kepada seluruh keluarga besar KK Iwekahalesan Tonsawang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memandang warga perantauan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Minahasa Tenggara.
Fredy Tuda turut mengapresiasi eksistensi KK Iwekahalesan Tonsawang yang selama puluhan tahun konsisten menjaga nilai kebersamaan, budaya, dan iman, sekaligus menjadi wadah pemersatu warga Tonsawang di perantauan.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal dan HUT ke-69 KK Iwekahalesan Tonsawang, Tasya Tari Emor, menuturkan bahwa kegiatan ini membawa sukacita besar bagi warga Tonsawang yang jauh dari kampung halaman.
“Perayaan Natal dan HUT ini menjadi pengobat rindu akan kampung halaman tercinta. Walaupun kami berada di perantauan, melalui kebersamaan ini kami tetap merasa sebagai bagian dari masyarakat Minahasa Tenggara,” kata Tasya Emor.
Ia menambahkan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara memberikan semangat tersendiri bagi warga perantauan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap daerah asal.
Tasya juga berharap agar ke depan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara terus memberikan perhatian kepada warga Tonsawang yang merantau melalui pembinaan, komunikasi, maupun program yang melibatkan diaspora daerah.
Harapan senada disampaikan Sekretaris Jenderal KK Iwekahalesan Tonsawang, Marlinna Lahete.
Ia menilai momentum Natal dan peringatan HUT organisasi menjadi sarana penting untuk memperkuat persatuan, iman, serta komitmen warga Tonsawang dalam mendukung pembangunan daerah asal.
“Kerukunan ini bukan hanya wadah berkumpul, tetapi juga menjadi pengikat identitas dan kebersamaan warga Tonsawang, di mana pun berada,” ujarnya.
Perayaan Natal dan HUT ke-69 KK Iwekahalesan Tonsawang ditutup dengan ramah tamah dan kebersamaan seluruh warga yang hadir.
Suasana hangat penuh kekeluargaan menegaskan komitmen KK Iwekahalesan Tonsawang untuk terus menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta berkontribusi positif bagi Minahasa Tenggara. (*)
Editor : Gregorius Mokalu