1 Korintus 11:23-25 "Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti
Perjamuan menjadi pengingat kembali akan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib,
karena situasi dan kondisi sering kali membuat kita lupa akan sesuatu yang telah Tuhan buat untuk kita.
Kolose 1:20 "dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus."
Kita harus ingat kematian Yesus memperdamaikan kita dengan Allah, Dia telah bayar biaya perdamaian di atas katu salib.
Kenapa kita harus ingat karena kita sering dan selalu lupa kita diperdamaikan dengan Tuhan.
Yang buat kita jadi musuh Tuhan karena kita suka dosa, kita hidup dalam dosa, Tuhan tidak benci kita tapi dia benci dosa.
Perjamuan menjadi lambang supaya kita ingat:
1 korintus 11:24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!"
1 korintus 10:16-17 Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
Ingat Roti sebagai lambang tubuh Kristus, roti dipecah-pecahkan supaya kita yang terpisah menjadi satu dalam Kristus Yesus.
Kita dipersatukan, kesatuan adalah sesuatu yang besar, hasil dari kesatuan adalah gereja diberkati Tuhan, keluarga diberkati Tuhan, Kita adalah satu tubuh.
1 korintus 11:25 cawan ini menjadi perjanjian baru yang dimateraikan oleh darah-ku.
Perjanjian pertama perjanjian sunat.
Perjanjian israel menjadi milik kepunyaan Allah, kita milik kepunyaan nya Tuhan, Tuhan pasti membela, Tuhan pasti menolong kita.
Perjamuan Tuhan mengingatkan kembali kalau kita bernilai dan mahal karena Darah Yesus yang pakai menebus kita.
Anaknya sendiri Dia berikan kepada kita, maka apa yang kita butuhkan pasti Tuhan sediakan.
Perjanjian Tuhan dengan Musa adalah umat israel harus mentaati setiap firman Tuhan.
Kita menjadi milik kepunyaan Tuhan, apa yang kita butuhkan pasti Tuhan siapkan tapi ada kewajiban yang harus kita kerjakan kita harus lakukan firman Tuhan.
Permuliakan Tuhan dengan Tubuh mu.
Ada janji Tuhan dan ada kehendak Tuhan yang menjadi perjanjian baru kita dengan Tuhan. Amin(*)
Editor : Deiby Rotinsulu