Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta 1 Raja-raja 18:30-36 Pdt Miracle Awuy, Bangun Mezbahmu, Bangkitkan Api-Nya

Deiby Rotinsulu • Rabu, 11 Februari 2026 | 14:40 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

1 Raja-raja 18:30-36 "Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.

31 Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. — Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: "Engkau akan bernama Israel." —
 
32 Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.
 
33 Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu.
 
34 Sesudah itu ia berkata: "Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!" Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk kedua kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya,
 
35 sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itu pun penuh dengan air.
 
36 Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini."

Mesbah,

Ada 5 petunjuk penting tentang mesbah.

Mesbah buat Habel itu adalah tempat masuk (entry point). Adam dan hawa diusir keluar jalan masuknya adalah Mesbah.

Mesbah bagi Nuh adalah strarting point.

Mesbah bagi Abraham dan umat Israel merupakan metting point.

Mesbah bagi Elia adalah turning point.

Mesbah bagi Yesus adalah salib Yesus finis/destiny point

Wahyu 5:6 "Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi."

Sorga adalah pusat penyembahan, pusat orang Kudus ditengah-tengah nya Korban ada salib Yesus (anak domba yang disembelih)

Mesbah dalam bahasa lain disebut tersembelih, tempat korban.

Semua point dari Mesbah akan sia-sia kalau kita tidak sampai destinasi akhirnya.

Mezbah tempat bertemu Tuhan.

Mesbah yang terpenting adalah siapa pribadi yang membangun dan mempersembahkan diatas Mesbah.

Elia dalam artinya Tuhan dialah Allah, Ada iman, buat yang membangun Mesbah, dia beriman dan percaya Tuhan adalah Allah dan doanya pasti dijawab Tuhan.

Mesbah adalah salib menggambarkan kesederhanaan yang mahal harganya, sederhana kita datang dengan hancur hati, bukan dengan yang mahal-mahal tapi hati yang hancur, Harganya mahal karena Tuhan lah pusatnya, Tuhan lah korbannya.

Tempatnya juga penting, Karmel adalah taman yang subur, kebun anggur, tempat yang terbaik.

Mezbah tempat paling berharga, tempat paling subur.

Cara membangun mezbah, datang lah mendekat kepada Ku.

1 raja raja 18:30 "Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu."

Lalu ia memperbaiki mezbah Tuhan yang telah diruntuhkan.

Perbaiki mezbah kita dengan Tuhan, minta pengampunan dari setiap salah dosa yang telah membuat mezbah kita runtuh, Waktunya juga penting, waktu mempersembahkan sesuai waktunya Tuhan, Tuhan pasti hadir.

Di Mesbah Tuhan, Dia hadir karena Dialah Tuhan, bukan karena korban kita tapi karena mezbah Tuhan tempat nya Tuhan. Amin (*)

 

Editor : Deiby Rotinsulu
#Pdt Miracle Awuy #Khotbah Pantekosta #1 Raja Raja 18 Ayat 30 Sampai 36