Syalom,
Nehemia 9 menggambarkan bagaimana bangsa Israel berkumpul, berpuasa, mengenakan kain kabung, mengakui dosa serta memuji Allah atas kesabaran-Nya di sepanjang sejarah Israel: “Engkau tidak meninggalkan mereka di padang gurun karena kasih sayang-Mu yang besar” (ay. 19).
Allah bisa saja meninggalkan mereka atau membiarkan mereka mati, tetapi Dia tidak pernah melakukannya. Mengapa? Karena itu bukanlah sifat Allah, sebab Dia “Allah yang pengasih dan penyayang” (ay. 31).
Dia menunjukkan belas kasihan, bukan hanya sesekali, tetapi selalu. Kasih karunia dan rahmat yang sama juga diberikan kepada kita hari ini.
Amin.