Syalom,
Dalam Mazmur 119, pemazmur takjub akan penyingkapan Allah tentang diri-Nya, khususnya melalui Kitab Suci:
“Engkau melapangkan hatiku” (ay. 32), seru sang pemazmur dengan penuh syukur.
Hanya karena kemurahan Allah yang melapangkan hati manusia, kita dapat berjalan dengan sukacita dalam jalan yang Dia tunjukkan.
Kita ini kecil, dan hati kita mudah goyah. Namun, ketika kita mengarahkan kerinduan hati kita kepada Allah, Dia akan membimbing kita ke jalan yang menuju kepada sukacita dan kebebasan sejati.
Amin.