Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Jumat 13 Maret 2026, Yesaya 44:27 Akulah Yang Mengeringkan Tubir Lautan

Aprilia Sahari • Selasa, 3 Maret 2026 | 14:17 WIB

LOGO GMIM.
LOGO GMIM.

RHK GMIM Jumat 13 Maret 2026

Yesaya 44:27

(27) Akulah yang berkata kepada tubir lautan: Jadilah kering, Aku mau mengeringkan sungai-sungaimu!

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Di beberapa kalangan masyarakat, masih ada pemahaman bahwa beberapa bagian bumi/ alam memiliki kekuatan yang dahsyat, misalnya: lautan yang dalam, gunung berapi yang aktif dan sebagainya.

Juga masih ada pemahaman bahwa beberapa kekuatan tak terlihat menguasai kehidupan manusia.

Ini sering membuat orang takut, kuatir, ragu dan mempertanyakan kemahakuasaan Tuhan Allah.

Firman hari ini menyatakan bentuk kemahakuasaan Tuhan Allah Penebus Israel.

Dikatakan, "Akulah yang berkata kepada tubir lautan: Jadilah kering, Aku mau mengeringkan sungai-sungaimu."

Akulah yang berkata, Ibrani: ha'omer, dari 'amar, artinya: berkata, memerintahkan, mengumumkan.

Tuhan Allah yang berkata maka semua jadi.

Perkataan-Nya memiliki kuasa.

Ini bisa dibandingkan dengan kisah penciptaan dalam Kejadian 1 di mana Tuhan Allah berfirman dan semua jadi seperti yang difirmankan-Nya.

Tuhan Allah memerintahkan tubir lautan menjadi kering.

Kata tubir lautan, Ibrani tsulah, artinya: laut yang dalam, jurang yang dalam (abyss).

Kata ini tidak hanya merujuk pada laut yang dalam dan menakutkan, tetapi juga merujuk pada kuasa kegelapan.

Tubir laut atau laut dan gunung sering dipandang sebagai bagian bumi yang memiliki kuasa dahsyat.

Firman hari ini menyatakan bahwa kuasa kegelapan atau kuasa duniawi yang dahsyat sekalipun, tunduk pada kuasa Tuhan Allah.

Sebab perintah Tuhan Allah Jadilah kering, Ibrani kharabi, artinya kering, hancur, tandus, gersang.

Kalimat kedua lebih menegaskan hal ini.

Dikatakan, "Aku mau mengeringkan," Ibrani 'obisy, artinya mengeringkan, membuat air menjadi kering, membuat tumbuhan menjadi layu dan kering.

Tuhan Allah mengeringkan sungai-sungaimu.

Ibrani wenaharotayik dari nahar, artinya sungai, batang air, sungai-sungai: Efrat, Tigris, Nil.

Beberapa sungai dalam Perjanjian Lama sering dihubungkan dengan satu bangsa tertentu, misalnya Sungai Nil dihubungkan dengan Mesir.

Jika demikian, Tuhan Allah bukan hanya mengeringkan sungai tetapi menghancurkan kekuatan bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal-Nya.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Tuhan Allah berkuasa atas segala kuasa kegelapan, kuasa duniawi yang dahsyat dan atas bangsa-bangsa yang dipandang berkuasa.

Hanya Tuhan Allah satu-satunya berkuasa dan Dialah yang menebus dan menyelamatkan umat-Nya.

Firman hari ini lebih menegaskan lagi kemahakuasaan Tuhan Allah atas seluruh ciptaan-Nya.

Kiranya kita semakin diteguhkan dalam iman kepada-Nya.

Tidak ada kuasa lain di dunia ini, apapun itu, yang dapat dibandingkan dengan Tuhan Allah.

Doa: Ya Tuhan Allah, tolonglah kami agar tidak takut pada kuasa lain di luar Engkau, tetapi senantiasa percaya pada kemahakuasaan-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.

Baca Juga: RHK GMIM Senin 9 Maret 2026, Yesaya 44:22 Kembalilah Kepada-Ku, Sebab Aku Telah Menebus Engkau

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 10 Maret 2026, Yesaya 44:23 Bersorak-sorailah Hai Langit, Bumi dan Segenap Isinya

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 11 Maret 2026, Yesaya 44:24 Akulah Tuhan Yang Menjadikan Segala Sesuatu

Baca Juga: RHK GMIM Kamis 12 Maret 2026, Yesaya 44:25-26 Akulah Yang Meniadakan Tanda-Tanda Peramal Pembohong

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Jumat 13 Maret 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM