RHK GMIM Minggu 15 Maret 2026
Markus 14:32
(32) Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Doa selalu kita pahami sebagai media komunikasi yang akrab dan hangat dengan Tuhan Allah Trinitas: Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Karena melalui doa, kita mengkomunikasikan segala hal secara terbuka kepada Tuhan Allah Sang maha mendengar dan memahami kemanusiaan kita yang rentan.
Firman hari ini ada hal yang berbeda, karena Yesus Kristus memerintahkan para murid, untuk duduk (tanpa melakukan kegiatan apapun) sambil menunggu Dia berdoa.
Benar, Yesus Kristus berdoa dan para murid dudu diam!
Perintah Yesus Kristus disampaikan setelah tiba di taman Getsemani dari perjalanan pelayanan yang biasa dilakukan-Nya bersama para murid.
Berada di taman Getsemani, adalah pilihan untuk mengakhiri pelayanan-Nya dan menanti waktu penyerahan Diri-Nya.
Perintah Yesus Kristus kepada para murid untuk duduk menunggu saat Dia berdoa adalah kesempatan merenungkan dan menghayati pelayanan yang telah mereka lakukan bersama-Nya.
Perintah "duduklah di sini, sementara Aku berdoa," juga kesempatan yang diberikan Yesus Kristus kepada para murid untuk diam memberi ruang perenungan diri.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Di minggu sengsara ke IV ini, sebagai keluarga Kristen kita diajar menghayati perintah Yesus Kristus, bahwa ada kalanya kita perlu memberi ruang bagi diri kita.
Ruang untuk melihat diri, menghayati semua hal yang telah kita kerjakan dan mendengar Tuhan Allah berbicara pada kita.
Karenanya, berdoa tidak semata kita yang berbicara: kita yang memohon segala keinginan; kita yang berharap untuk didengar.
Berdoa adalah juga saat di mana kita mengambil posisi diam, posisi hening diri dan sekitar kita, lalu mendengar Tuhan Allah berbicara.
Janganlah hanya meluangkan waktu untuk tidur di tempat sunyi yang hening.
Marilah kita meluangkan waktu dalam hening kesunyian untuk dudu diam sejenak, menghayati penderitaan Yesus Kristus. Amin.
Doa: Ya Tuhan Allah, ajarlah kami untuk semakin mengenal diri melalui cara bermeditasi dan berkontemplasi agar kami mendengar suara-Mu di dalam keheningan. Dalam nama Yesus Kristus, Amin.
Editor : Aprilia Sahari