Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Yesaya 49:23b Pdt Yvonne Awuy Lantu, Iman Yang Bertahan Dalam Penantian

Deiby Rotinsulu • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:45 WIB

Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara

Yesaya 49:23b "Maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa orang-orang yang menanti-nantikan Aku tidak akan mendapat malu."

Janji Tuhan ada janji yang murni, janjinya ya dan Amin.

Tuhan berjanji, siapa yang menanti-nantikan Tuhan tidak akan mendapat malu, tidak akan dipermalukan.

Mazmur 12:7 "Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini."

Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

7 angka sempurna, janji Tuhan sempurna dan Janji Tuhan murni, tidak ada embel-embelnya.

Hidup ini penuh dengan cobaan, cobaan yang dapat membuat iman kita goyah.

Ada doa yang belum terjawab, ada yang belum mengalami pertolongan Tuhan, belum disembuhkan, semua dapat membuat kita berhenti berharap, berhenti berharap akan kasih dan pertolongan Tuhan.

Hilang kesabaran untuk menanti jawaban Tuhan.

Waktu Tuhan bukan waktu manusia, ada kalanya Tuhan mengizinkan pergumulan kita hadapi karena Tuhan sedang membentuk kerohanian kita.

Yang menanti-nantikan Tuhan tidak akan dipermalukan.

Mazmur 27:14 nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Nantikanlah Tuhan.

Nantikanlah Tuhan menjadi peringatan penting, menantikan pertolongan, menantikan mujizatnya.

Yesaya 40:28 Allah yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung, Dia Allah yang kekal, dan Tuhan Allah Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, pertolongan Tuhan tepat pada waktunya.

Yang tidak pernah menjadi letih dan lesu, tidak terduga pengertiannya.

Tuhan uji kita, supaya kita keluar menjadi emas murni, memperkuat iman kita, iman yang kokoh tidak mudah goyah, tidak bersungut-sungut. Nantikan Tuhan dalam doa, Pertolongannya tidak pernah terlambat. Amin (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Pdt Yvonne Awuy Lantu #Khotbah Pantekosta #Yesaya 49 Ayat 23b