Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BUNGA KAN LAYU KERING, Kidung Jemaat Nomor 279

Tesalonika Pontororing • Jumat, 13 Maret 2026 | 11:02 WIB
Ilustrasi Bernyanyi
Ilustrasi Bernyanyi
 
MANADOPOST.ID--Berikut lirik lagu rohani Kidung Jemaat 279, Bunga "kan layu kering,
siang diganti malam, soal sandang pangan masih terus penting.

1) Bunga "kan layu kering,
siang diganti malam;
soal sandang pangan
masih terus penting.

Refrein:
Nanti ada hidup kekal,
semua jadi baru;
nanti ada hidup kekal,
semua jadi baru!

2) Bila kaurasa sepi,
siapa yang memahami?
Jika kau menangis,
siapa yang mengerti?

3) Yang kauterima lebih
masih kaurasa kurang
dan yang kauperlukan
tak pasti diberi.

4) Takkan di sana perlu
surya dan sinar bulan,
kar"na wajah Tuhan
"kan menyinarimu.

5) Hilanglah rasa sedih,
Tuhan beserta kita;
hidup bahagia
tak akan berhenti.

6) Songsonglah Hari Kekal!
Nyanyilah bagi Allah;
kita selamanya
olehNya dikenal.

Syair: Nu gaan de bloemen nog dood, Michel van der Plas, +/- 1960,
Terjemahan: Yamuger, 1984,
Lagu: Wim ter Burg, +/- 1960

do = g
2 ketuk

Editor : Tesalonika Pontororing
#lirik lagu #kidung jemaat