Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gereja Makam Kudus di Yerusalem yang Menjadi Pusat Iman Kristen Sejak Abad Keempat dan Saksi Sejarah Penyaliban hingga Kebangkitan Yesus

Aprilia Sahari • Jumat, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Church of the Holy Sepulchre – Israel
Church of the Holy Sepulchre – Israel

MANADOPOST.ID - Di jantung kota tua Yerusalem, berdiri salah satu situs paling suci dalam Kekristenan, yaitu Church of the Holy Sepulchre.

Gereja ini memiliki makna yang sangat mendalam karena diyakini sebagai lokasi penyaliban, pemakaman, dan kebangkitan Yesus Kristus—tiga peristiwa utama yang menjadi inti iman Kristen.

Gereja ini dibangun pada abad ke-4 Masehi, sekitar tahun 326 M, atas perintah Kaisar Romawi Konstantinus Agung.


Pembangunannya dilakukan setelah ibunya, Helena, melakukan perjalanan ke Tanah Suci dan mengidentifikasi lokasi yang diyakini sebagai tempat peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Yesus.

Kompleks Church of the Holy Sepulchre mencakup beberapa bagian penting, termasuk Bukit Golgota (tempat penyaliban) dan Makam Yesus (Edicule), yang menjadi pusat perhatian para peziarah.

Di dalam gereja, pengunjung dapat melihat Batu Pengurapan, tempat yang dipercaya sebagai lokasi tubuh Yesus dibaringkan sebelum dimakamkan.

Secara arsitektur, gereja ini merupakan perpaduan berbagai gaya yang berkembang selama berabad-abad.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya renovasi dan rekonstruksi setelah mengalami kerusakan akibat kebakaran, gempa bumi, dan konflik.

Meskipun demikian, nilai sejarah dan spiritualnya tetap terjaga hingga saat ini.

Salah satu keunikan dari Church of the Holy Sepulchre adalah sistem pengelolaan bersama yang dikenal sebagai “Status Quo.”

Photo
Photo

Gereja ini dibagi dan dikelola oleh beberapa denominasi Kristen, termasuk Gereja Ortodoks Yunani, Katolik Roma, Armenia, Koptik, Suriah, dan Etiopia.

Pengaturan ini telah berlangsung selama berabad-abad untuk menjaga keseimbangan dan menghindari konflik antar komunitas.

Sepanjang sejarahnya, gereja ini telah menjadi pusat ziarah bagi jutaan umat Kristen dari seluruh dunia.

Setiap tahun, terutama pada perayaan Paskah, ribuan peziarah datang untuk merasakan langsung suasana spiritual di tempat yang dianggap sebagai pusat peristiwa keselamatan dalam iman Kristen.

Selain nilai religiusnya, Church of the Holy Sepulchre juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi.


Gereja ini menjadi saksi perjalanan panjang peradaban, dari masa Kekaisaran Romawi, periode Bizantium, hingga era modern.

Hingga kini, gereja ini tetap berdiri kokoh di tengah dinamika kota Yerusalem yang penuh sejarah.

Lebih dari sekadar bangunan kuno, Church of the Holy Sepulchre adalah simbol iman, pengorbanan, dan harapan yang terus hidup dalam hati umat Kristen di seluruh dunia.(JPG)

Editor : Aprilia Sahari
#gereja tua #Church of the Holy Sepulchre #Gereja