Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Mazmur 23:1-4 Pdt Lodewyk Sanger, Kuasa Iman di Tengah Lembah Kehidupan

Deiby Rotinsulu • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:34 WIB

Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

Mazmur 23:1-4 "Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku."

Mazmur Daud dalam iman percaya nya kepada Tuhan, bagaimana Daud menggambarkan Allah dalam hidupnya, bagaimana Allah membela Daud dan menyertai Daud dalam segala situasi.

Hidup kita saat-saat ini seperti roler coaster naik turun putar-putar, ditengah situasi yang tidak bisa kita kendalikan, bahkan ada saatnya seperti sudah tidak ada jalan/ lembah kelam

contoh lain lembah kelam hidup Yusuf

Yusuf di pandang negatif oleh kakak-kakaknya, Yusuf masuk dalam rencana jahat kakak-kakaknya.

Yusuf di robek jubahnya artinya di permalukan, dan dimasukan dalam sumur, ini kata seperti yang Daud gambarkan seperti lembah kekelaman, demikian juga saat Yusuf difitnah oleh potifar dan dimasukan kedalam penjara ini pun dengan kata lain ditulis lembah kekelaman,

Daniel pun dimasukan kedalam goa Singa, ini pun seperti lembah kekelaman yang Daud katakan, Yusuf hidup berkenan, Daniel hidup dalam roh ketaatan.

Daniel 6:11 tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

Mazmur 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau beserta ku.

Dalam hidup ini banyak lembah kekelaman, dan kita sendiri yang berjalan dalam lembah kekelaman.

Belajar dari 3 tokoh diatas.

Mereka percaya Tuhan tidak meninggalkan mereka, Mereka sungguh-sungguh mencari Tuhan, Daud sunguh-sunguh mencari Tuhan, lebih baik sehari di rumah Tuhan dari pada ditempat lain, 7x sehari dia menyembah Tuhan.

Kemenangan itu didapatkan bukan pada saat kita terima berkat, tapi pada saat kita melakukan perintah Tuhan.

Daniel percaya Tuhan tidak meninggalkan dia seka- lipun masuk gua singga, karena Daniel sungguh-sungguh bertumbuh, punya komitmen yang kuat, dan lebih dewasa, untuk dapat menjadi kuat kita harus menghadapi tantangan dan proses.

Tuhan menyertai Daniel.

Di dalam lembah kekelaman Kita akan menyaksikan mujizat dan pertolongan Tuhan.

Penyertaan dan pembelaan Tuhan sempurna. Amin(*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Mazmur 23 Ayat 1 Sampai 4 #Pdt Lodewyk Sanger #Khotbah Pantekosta