1 Timotius 4:1-5 "Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
(2) oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.
(3) Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.
(4) Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur
(5) sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.
Kita sedang hidup di masa yang tidak menentu.
Kesulitan demi kesulitan terjadi.
- Ada perang antar negara
- Ada perang ekonomi
- Kehidupan semakin terasa sulit
Dalam situasi seperti ini, iman kita sedang diuji.
Pencobaan demi pencobaan datang silih berganti, dan ini bisa membuat banyak orang mulai goyah, bahkan meninggalkan imannya.
Seperti yang digambarkan:
Secupak gandum sedinar harganya, sedinar harganya 1hari Upah seorang pekerja,
Ini menunjukkan betapa beratnya kondisi kehidupan.
1. Peringatan Akan Kemurtadan
Firman Tuhan sudah lebih dahulu memperingatkan kita:
1 timotius 4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
Ini bukan sekadar kemungkinan, tetapi sebuah peringatan yang nyata.
Di masa sukar, akan muncul banyak hal yang mencoba menggoyahkan iman kita.
2. Waspada Terhadap Penyesatan
Saat hidup sulit, banyak “opsi” mulai bermunculan:
- Menjanjikan kebahagiaan
- Menawarkan kemakmuran
- Memberikan jalan pintas
Namun di balik itu, ada:
- Penyesat-penyesat
- Tipu daya pendusta
- Ajaran-ajaran sesat
Semua ini berusaha menjauhkan kita dari Tuhan.
Firman Tuhan sudah menubuatkan semuanya.
Bahkan ada yang:
- Melarang ini dan itu
- Melegalkan hal-hal yang tidak sesuai firman
Semua diselewengkan demi menipu dan menyesatkan.
3. Kembali kepada Kebenaran Firman
Di tengah kebingungan dan banyaknya ajaran, kita harus kembali kepada dasar yang benar:
1 timotius 4:4 Semua yang diciptakan Tuhan. Itu baik dan tidak haram, jika diterima dengan ucapan syukur.
Firman Tuhan adalah:
- Peta hidup kita (maps)
- Pondasi dalam menjalani kehidupan
Karena itu, apapun yang kita lakukan:
- Kuduskan dengan doa
- Lakukan dengan ucapan syukur
4. Fokus pada Hal yang Bernilai Kekal
Firman Tuhan kembali mengingatkan:
1 timotius 4:8 Latihan badani baik tapi terbatas guna nya, ibadah yang sejati banyak gunanya, dan mengandung janji untuk hidup ini dan hidup yang akan datang,
Hal-hal jasmani memang penting, tetapi terbatas.
Sebaliknya, kehidupan rohani memiliki nilai yang kekal.
Artinya:
- Jangan hanya fokus pada hal dunia
- Kejar juga pertumbuhan rohani
- Utamakan hubungan dengan Tuhan
5. Tetap Berjuang dalam Pengharapan
Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk tetap bertahan:
1 timotius 4:9-10 perkataan ini benar, kita berjeri lelah dan berjuang karena pengharapan kita kepada Allah yang hidup, juru selamat kita
Perjuangan iman tidak selalu mudah.
Ada lelah, ada air mata, ada pergumulan.
Namun kita tidak berjuang sia-sia, karena:
- Kita memiliki pengharapan
- Kita percaya kepada Allah yang hidup
- Dia adalah Juruselamat kita
Penutup
Di tengah zaman yang sulit ini, kita diingatkan untuk:
- Tetap waspada terhadap penyesatan
- Berpegang teguh pada Firman Tuhan
- Hidup dalam ucapan syukur dan doa
- Mengutamakan kehidupan rohani
- Tetap berjuang dalam pengharapan
Jangan sampai kita menjadi bagian dari orang-orang yang murtad, tetapi jadilah pribadi yang tetap setia sampai akhir. Amin (*)
Editor : Deiby Rotinsulu