Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Yohanes 6:5 Pdt Anton Kumayas, Mujizat Terjadi Saat Kita Melibatkan Tuhan

Deiby Rotinsulu • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:34 WIB

Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

Yohanes 6:5 " Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?"

Yohanes 6:7 roti seharga 200 dinar tidak akan cukup untuk mereka ini,

Yohanes 6:9 disini ada seorang anak yang mempu- nyai lima roti dan 2 ikan, tapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini,

Yohanes 14:9 Philipus sudah lama ikut Yesus, tapi tidak mengenal Yesus dengan baik.

Yohanes 14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku akukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang ebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Yohanes 6:10 kata Yesus, suru mereka duduk, ada cara Tuhan, bukan cara kita, dan ada waktunya Tuhan, bukan waktunya kita.


Isi Khotbah

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan,

Dalam Yohanes 6, kita melihat bagaimana banyak orang berbondong-bondong datang kepada Yesus. Mereka datang dari berbagai tempat, dan saat itu Yesus melihat bahwa mereka dalam keadaan kelelahan dan belum makan.

Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan. Ia tidak tinggal diam, tetapi memikirkan kebutuhan mereka. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya untuk memberi mereka makan.

Namun, respon murid-murid justru menunjukkan keterbatasan manusia.

Yohanes 6:7 roti seharga 200 dinar tidak akan cukup untuk mereka ini,

Filipus menjawab berdasarkan situasi dan kondisi. Ia melihat apa yang ada: uang 200 dinar. Tetapi ia juga melihat keterbatasan—lokasi yang tidak memungkinkan, dan jumlah makanan yang tidak akan cukup.

Inilah gambaran manusia: kita sering menilai berdasarkan logika dan keadaan.

Baca Juga: Khotbah Pantekosta 2 Korintus 4:16-17 Pdt Yvonne Awuy Lantu, Jangan Tawar Hati, Roh Tetap Diperbaharui

Kemudian muncul opsi lain:

Yohanes 6:9 disini ada seorang anak yang mempu- nyai lima roti dan 2 ikan, tapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini,

Ada seorang anak yang membawa lima roti dan dua ikan. Sesuatu yang sangat kecil. Bahkan terlihat tidak berarti untuk memberi makan lima ribu orang laki-laki.

Secara manusia, itu tidak cukup. Bahkan jauh dari cukup.

Namun di sinilah kuncinya:
sesuatu yang kecil, yang terlihat tidak berguna, jika diserahkan kepada Tuhan, dapat menjadi mujizat.

Apa yang kita miliki mungkin kecil—tenaga, waktu, kemampuan, atau bahkan iman kita. Tetapi ketika kita melibatkan Tuhan, maka Tuhan sanggup melakukan perkara yang besar.

Saudara, mujizat tidak terjadi karena besar kecilnya yang kita miliki, tetapi karena siapa yang kita libatkan.

Firman Tuhan juga mengingatkan:

Yohanes 14:9 Philipus sudah lama ikut Yesus, tapi tidak mengenal Yesus dengan baik.

Ini menjadi teguran bagi kita. Bisa saja kita sudah lama ikut Tuhan, tetapi belum sungguh-sungguh mengenal Dia.

Karena itu, kita perlu mencari pengalaman pribadi yang indah bersama Tuhan.

Yohanes 14:12 Aku berkata kepadamu: Sesung- guhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku akukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang ebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Ini adalah janji Tuhan bagi setiap orang yang percaya. Bahwa kita pun dapat mengalami dan melakukan perkara-perkara besar bersama Tuhan.

Namun ada satu hal penting yang harus kita pahami:

Yohanes 6:10 kata Yesus, suru mereka duduk, ada cara Tuhan, bukan cara kita, dan ada waktunya Tuhan, bukan waktunya kita.

Tuhan bekerja dengan cara-Nya sendiri. Tidak selalu sesuai dengan logika kita. Tidak selalu sesuai dengan waktu yang kita harapkan.

Tugas kita adalah taat dan percaya.


Penutup

Saudara-saudara,

Jangan pernah meremehkan apa yang ada pada kita.
Sekecil apapun itu, jika kita serahkan kepada Tuhan, Dia sanggup mengubahnya menjadi berkat yang besar.

Belajarlah untuk tidak hanya melihat keadaan, tetapi melihat kuasa Tuhan.

Libatkan Tuhan dalam setiap hal, dan percayalah:
mujizat pasti terjadi pada waktu dan cara Tuhan.

Amin(*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Pdt Anton Kumayas #Khotbah Pantekosta #Yohanes 6 Ayat 5