Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bina Remaja GMIM 5-11 April 2026, Matius 28:1-10 Ia Telah Bangkit Dari Antara Orang Mati

Aprilia Sahari • Rabu, 1 April 2026 | 13:01 WIB
LOGO REMAJA GMIM.
LOGO REMAJA GMIM.

 

Bina Remaja GMIM 5-11 April 2026

Bacaan Alkitab: Matius 28:1-10
Tema: "Ia Telah Bangkit Dari Antara Orang Mati"

Kakak-kakak pernbina dan adik-adik remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, setiap hari dapat menjadi sebuah hari yang biasa saja bagi seseorang. 

Orang akan bangun dan beraktivitas di hari itu, lalu menutup hari itu dengan beristirahat. 

Namun, sebuah hari dapat menjadi satu hari yang mengubahkan.

Entahkah di hari itu sesuatu yang telah lama dinanti-nantikan akhirnya terjadi atau hal yang tak terduga teralami, sebuah hari dapat menjadi satu hari yang mengubahkan. 

Hal itulah yang akan dialami dua orang murid perempuan bernama Maria Magdalena dan Maria yang lain. 

Maria Magdalena dan Maria yang lain itu terus menyatakan cinta mereka kepada Yesus dengan hadir dalam peristiwa-peristiwa penting sepanjang hidup dan pelayanan-Nya di dunia.

Mereka berdua adalah bagian dari para perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. 

Mereka hadir dan melihat dari jauh saat Yesus disalibkan dan mati. 

Mereka juga tinggal dan duduk di depan kubur Yesus saat Yesus dibaringkan dalam kubur milik Yusuf Arimatea. 

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, mereka pergi menengok kubur itu. 

Cinta mereka kepada Yesus kelak berbuah sesuatu yang tidak mereka sangka. 

Yesus bangkit pada hari itu! 

Dalam perjalanan mereka ke kubur Yesus, Maria Magdalena dan Maria yang lain itu menyadari bahwa ada batu besar yang harus digulingkan dari pintu kubur itu (bnd. Markus 16:3). 

Masalahnya adalah mereka berdua tidak akan mampu melakukannya. 

Kehadiran malaikat menjadi jawaban atas pergumulan mereka. 

Diiringi gempa bumi yang hebat, malaikat Tuhan itu turun dari langit, datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. 

Alkitab mendeskripsikan malaikat itu sebagai yang wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

Kakak-kakak pembina dan adik-adik remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, adakah hal yang mustahil bagi Allah? 

Batu besar di pintu kubur itu sesungguhnya terlalu kecil untuk menghalangi kebangkitan Yesus yang telah mengalahkan maut itu. 

Namun, bukan hanya batu besar itu. 

Atas permintaan imam-imam kepala dan orang-orang Farisi yang menghadap Pilatus, ditempatkanlah penjaga-penjaga untuk menjaga kubur Yesus.

Penjaga-penjaga ini adalah tentara- tentara Romawi dengan segudang pengalaman militer dan yang telah menjalani berbagai pertempuran di medan perang. 

Mereka adalah orang-orang pemberani dan tidak takut bahaya.

Di momen kebangkitan Yesus, saat malaikat turun disertai gempa bumi yang terjadi, membuat penjaga-penjaga itu menjadi gentar ketakutan dan seperti orang-orang mati. 

Tidak ada yang dapat menghalangi kebangkitan Yesus, bahkan tentara-tentara Romawi yang terkenal gagah berani itu! 

Syukur kepada Allah bahwa kebangkitan Yesus yang telah dinyatakan-Nya berulang kali kepada para murid-Nya tidak dapat dihalangi oleh siapa pun. 

Ia telah mengalahkan maut itu sehingga kita memiliki pengharapan hidup yang kekal. 

Kebangkitan-Nya juga menghapus pertanyaan dan kebingungan yang mendatangkan ketakutan pada Maria Magdalena dan Maria yang lain itu. 

Jawaban malaikat "jangan takut" menyapa mereka. 

Kedua perempuan itu datang untuk mencari Yesus yang disalibkan itu, namun yang mereka dapati justru melampaui ekspektasi mereka. 

Yesus telah bangkit sebagaimana yang dikatakan-Nya. 

Ia tidak ada di kubur itu. 

Undangan malaikat kepada kedua perempuan itu untuk melihat tempat Yesus dibaringkan menegaskan kebenaran kebangkitan itu. 

Kakak-kakak pembina dan adik-adik remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, orang yang telah menerima kabar yang besar dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri biasanya tidak dapat menahan kabar itu bagi diri mereka sendiri. 

Di hadapan fakta bahwa Yesus telah bangkit, Maria Magdalena dan Maria yang lain itu mendapat penugasan dari malaikat untuk segera pergi dan mengatakan kepada murid-murid Yesus yang lain kabar terbesar itu. 

Yesus telah bangkit dari antara orang mati dan bahwa Ia mendahului mereka semua ke Galilea. 

Mereka akan menjumpai dan melihat Yesus yang bangkit itu di sana, di tempat pertama kali Yesus memanggil murid-murid pertama untuk mengikuti-Nya. 

Diri mereka dipenuhi ketakutan namun dengan sukacita yang besar!

Mereka berlari cepat-cepat untuk pergi memberitahukan kabar kebangkitan Yesus kepada murid-murid yang lain.

Kabar kebangkitan Yesus oleh malaikat itu saja sudah mendatangkan sukacita besar, namun berkat terbesar sedang menunggu Maria Magdalena dan Maria yang lain itu.

Yesus yang bangkit itu secara tiba-tiba berjumpa dengan mereka ketika keduanya beranjak pergi dari kubur itu. 

Yesus memberi salam kepada mereka, yang secara literal dapat diterjemahkan sebagai "Bersukacitalah!"

Kedua perempuan yang menyaksikan secara langsung Yesus yang bangkit itu segera mendekati Yesus, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. 

Siapa yang dapat membayangkan hal sebesar itu? 

Sebagaimana apa yang mereka terima dari malaikat, mereka pun menerima peneguhan dari Yesus sendiri agar mereka jangan takut. 

Mereka diutus untuk pergi dan memberitakan kebangkitan-Nya kepada murid-murid yang lain. 

Kita semuanya sesungguhnya diutus oleh Yesus yang bangkit itu! 

Itulah identitas yang paling dalam dari menjadi seorang Kristen, yakni orang-orang yang diutus ke tengah dunia.

Karenanya, pergi dan beritakan Yesus telah bangkit ke dalam pergaulanmu dan jadilah berkat.

Sebagai remaja Kristen, kita dipanggil untuk memberitakan kabar terbesar bahwa Yesus telah bangkit. 

Ia hidup dan mau tinggal di dalam hati setiap orang yang mau percaya kepada-Nya.

Maukah engkau pergi dan memberitakan Yesus yang bangkit itu melalui perkataan dan sikap hidupmu setiap hari? Amin.

Baca Juga: MTPJ GMIM 5-11 April 2026 (Paskah I, Hari Anak GMIM), Matius 28:1-10 Ia Telah Bangkit Dari Antara Orang Mati

Editor : Aprilia Sahari
#Bina Remaja #Remaja GMIM #GMIM #Renungan GMIM