MANADOPOST.ID- Kalender liturgi umat Kristiani sejagat kini memasuki fase yang paling sakral: Triduum Paskah. Dimulai dari remang Kamis Putih hingga fajar kemenangan di Minggu Paskah, momentum ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk merenungkan kembali kedalaman cinta Sang Pencipta.
Sebagaimana termaktub dalam Yohanes 3:16, narasi besar Paskah adalah tentang kasih yang rela berkorban. Kristus yang menempuh jalan via dolorosa, wafat di hari Jumat Agung, dan akhirnya menaklukkan maut, merupakan bukti nyata bahwa manusia tidak pernah dibiarkan berjalan sendirian dalam lembah kelam.
Melampaui Dogma, Mengalami Allah
Pesan Paskah tahun ini disuarakan dengan kuat oleh Berea Family Ministry (BFM): Bagi komunitas ini, Paskah adalah saat yang tepat untuk mengevaluasi kedewasaan iman. Seringkali, pengenalan kita akan Tuhan hanya terpaku pada teks-teks teologi dan batasan dogma gerejawi. Padahal, esensi kekristenan yang sejati terletak pada pengalaman personal.
"Kedewasaan iman tidak hanya diukur dari sejauh mana kita memahami ajaran gereja secara kognitif, tetapi sejauh mana kita sungguh-sungguh mengalami Allah sebagai Pribadi yang mengasihi, menebus, dan menyelamatkan," demikian inti refleksi yang digaungkan keluarga besar BFM.
Gema Paskah ini disuarakan dengan lantang oleh jajaran pembina BFM yang merupakan tokoh-tokoh berkompeten di bidangnya. Di antaranya adalah Pdt. Dr. Franky Rewah, M.Th., M.Pd.K. (Jawatan Penginjil, sosok yang namanya santer disebut sebagai calon kuat Ketua Umum MP GPdI periode 2027-2032), Pdt. Dr. J.F. Kaawoan, M.Th., Ph.D. (Jawatan Guru, Ketua STA Ginosko Airmadidi yang dikenal piawai dalam bidang Eskatologi), serta Pdt. Argemiro Manimpurung, S.Th., M.A. (Jawatan Gembala dan Anggota MD GPdI Sulut).
Sinergi dan Pelayanan
Di garis depan eksekutif, BFM dikomandoi oleh Pdm. Robert Najoan, SE.Ak. Sosok yang dikenal multifaset --SekJem GPdI Berea Ranotana, Store Manager FreshMart, sekaligus Ketua DPD Aprindo Sulut—ini menegaskan pentingnya membawa semangat Paskah ke dalam ruang-ruang publik melalui integritas kerja dan pelayanan.
Dalam menjalankan misinya, Robert didampingi oleh Pdm. Teli Rompas-Rorintulus, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris) dan Pdm. Arianti Rumokoy-Singal, S.Th., S.H. (Bendahara). Sinergi kepemimpinan ini memperkuat langkah BFM dalam menyebarkan nilai-nilai kasih Kristus di tengah masyarakat.
Ucapan Selamat dan Harapan
Menutup perenungan yang mendalam ini, jajaran Penasehat BFM yang terdiri dari:
* Pdt. Youdy F. Walewangko, B.Sc., S.Th., M.Th. (Gembala GPdI Yesus Raja Manado)
* Pdt. Dantje Rambing, S.Th. (Gembala GPdI Betlehem KarSel Manado)
Beserta segenap pengurus dan anggota Berea Family Ministry, menyampaikan:"Selamat beribadah Jumat Agung bagi seluruh umat. Mari mengenang kematian Kristus dengan hati yang hancur namun penuh syukur, dan selamat merayakan kemenangan-Nya di Minggu Paskah. Yesus Bangkit, Dia Menang, dan Dia telah mengalahkan maut!"
Kiranya cahaya Paskah tidak hanya berhenti di altar gereja, tetapi terus bersinar dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti bahwa kita adalah umat yang telah ditebus dengan harga yang lunas terbayar.(***)
Editor : Tanya Rompas