Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Ibrani 10:25 Pdt Yvonne Awuy Lantu, Setia Beribadah Dalam Janji Tuhan yang Pasti

Deiby Rotinsulu • Rabu, 8 April 2026 | 10:04 WIB
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara

 

Ibrani 10:25 "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat."

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan,

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita dengan jelas:
“Jangan menjauhkan diri dari ibadah-ibadah,”

Ibadah bukan sekadar kebiasaan atau rutinitas mingguan. Ibadah adalah perjumpaan yang hidup dengan Tuhan. Di dalam ibadah terkandung janji-janji Allah—janji pemeliharaan dalam kehidupan sekarang dan janji kehidupan yang akan datang.

Kita hadir saat ini bukan hanya rutinitas, tapi untuk ibadah, ibadah yang mengandung janji, ada perjanjian kita dengan Tuhan.

Firman Tuhan dalam:
Yoel 2:16-17 datanglah dan berkumpul dan beribadah di hadapan Tuhan.

Ini adalah panggilan ilahi—panggilan untuk datang, berkumpul, dan menyembah Tuhan bersama-sama. Tuhan tidak pernah merancang kehidupan iman secara individualistis. Kita dipanggil untuk hidup dalam persekutuan.

Lebih dari itu, Tuhan juga memberikan janji-Nya:
Yoel 2:19-21 janji Tuhan buat yang berkumpul, beribadah kepada Tuhan. Tuhan akan sediakan dan memberikan semua yang kita perlukan, ada kuasa Tuhan untuk mengalahkan musuh.

Saudara, ada kuasa dalam ibadah. Ada penyediaan Tuhan. Ada kemenangan atas setiap tantangan hidup.

Baca Juga: Renungan Pantekosta Rabu 8 April 2026, Efesus Pasal 3 dan 4,Hidup yang Berakar dalam Kasih dan Bertumbuh dalam Kesatuan

Beribadah kepada Tuhan roti makanan dan air minuman kita akan diberkati oleh Tuhan, penyakit akan dilalukan dalam hidup kita.

Firman Tuhan kembali menegaskan:
Ibrani 10:25 setia beribadah, saling menasehati, semakin giat beribadah menjelang hari Tuhan yang sudah mendekat.

Artinya, ibadah bukan hanya tentang datang dan pulang, tetapi juga tentang membangun satu sama lain.
Saling menasehati, ingatkan satu dengan yang lain, kalo kita sibuk buat Tuhan maka Tuhan akan sibuk buat kita.

Saudara, kita hidup di zaman akhir.
Tanda-tanda Jaman menyatakan bahwa Tuhan akan datang kembali, Sang Pengantin akan segera kembali, jangan bodoh seperti 5 gadis bodoh, tapi jadilah seperti 5 gadis yang bijaksana yang selalu sedia dan bersedia.

Ini adalah panggilan untuk berjaga-jaga. Untuk hidup dalam kesiapan rohani.

Giat menangkan jiwa, bersaksi, bantu orang lain maka kita akan jadi berkat buat pekerjaan Tuhan, Jadi Pengantin wanita yang tanpa cacat, tanpa cela, Kudus, pengantin ini yang akan menyongsong kedatangan Tuhan Yesus.

Karena itu, firman Tuhan mengingatkan kita:
Jangan lengah, jangan malas, aktif dalam pekerjaan Tuhan. Waktu yang kita berikan pada Tuhan tidak akan berlalu dengan sia-sia.

Pegang teguh keyakinan ini:
Janji Tuhan Pasti akan digenapi. Janjinya ya dan Amin.

Minyak dan air anggur tidak akan di rusakan, firman Tuhan dan roh Kudus tidak akan berlalu. Upah dan pahala akan menyertai kita. Amin. (*)

Editor : Deiby Rotinsulu
#Ibrani 10 ayat 25 #Setia Beribadah Dalam Janji Tuhan #Pdt Yvonne Awuy Lantu #Khotbah Pantekosta