Kejadian 1:26-28 "Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan,
Pada mulanya, Allah menciptakan manusia dengan sempurna—serupa dan segambar dengan Allah. Manusia diciptakan dalam keadaan yang mulia, dengan tujuan untuk mengelola dan berkuasa atas seluruh ciptaan Allah.
Namun, semuanya berubah ketika manusia jatuh ke dalam dosa. Gambar Allah yang sempurna itu menjadi rusak. Adam dan Hawa tidak lagi hidup dalam kesucian, melainkan menjadi manusia berdosa.
Firman Tuhan mencatat:
Kejadian 5:3 Adam memperanakan seorang laki-laki menurut rupa dan gambar nya Adam. Bukan lagi gambar Allah yang sempurna tapi gambar Adam gambar manusia yang berdosa.
Artinya, sejak saat itu, manusia tidak lagi mewarisi gambar Allah yang sempurna, tetapi gambar Adam—gambar manusia yang telah jatuh dalam dosa.
Kita semua adalah keturunan Adam, dan karena itu kita juga membawa gambaran manusia yang telah tercemar oleh dosa.
Namun, rencana Allah tidak berhenti sampai di situ. Allah menyediakan jalan pemulihan. Tugas untuk berkuasa dan mengelola bumi tetap ada, tetapi diberikan kepada mereka yang telah dipulihkan—mereka yang telah mengalami pembaruan gambar Allah dalam hidupnya.
Firman Tuhan berkata:
2 korintus 5:17 didalam Kristus kita ciptaan baru, Tugas kita Mengelola bumi ini sebab bumi dan isinya ini sangat kaya.
Baca Juga: Khotbah Pantekosta Ibrani 10:25 Pdt Yvonne Awuy Lantu, Setia Beribadah Dalam Janji Tuhan yang Pasti
Di dalam Kristus, kita dijadikan ciptaan baru. Kita dipulihkan untuk kembali menjalankan mandat Allah—mengelola bumi dan segala isinya.
Saudara, pengelolaan ini terjadi dalam dua aspek.
Pertama, secara fisik dilakukan oleh para pengusaha, yang harus hidup dalam takut akan Tuhan.
Kedua, secara spiritual dilakukan oleh para pelayan Tuhan atau hamba Tuhan.
Keduanya tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bekerja sama untuk menggenapi perintah Allah. Mereka adalah orang-orang yang telah mengalami lahir baru.
Alkitab memberikan contoh nyata:
Ayub contoh pengusaha yang takut Tuhan
Ayub 1:1 Ayub seorang yang saleh /sehabatnya Allah, dan jujur/dapat dipercaya, takut akan Tuhan/ menghormati Allah, menjauhi kejahatan.
Inilah karakter yang Tuhan kehendaki hidup benar, jujur, takut akan Tuhan, dan menjauhi kejahatan.
Selanjutnya, prinsip hidup yang harus kita pegang adalah:
Matius 6:33 cari dahulu kerajaan Allah dan kebe- naran, dan semua akan ditambahkan kepadamu Hidup dengan sumbernya, yaitu Allah maka kita akan jadi berkuasa dan mengelola bumi ini.
Ketika kita menempatkan Tuhan sebagai yang utama, maka segala sesuatu akan ditambahkan kepada kita. Kita akan dimampukan untuk menjalankan tanggung jawab kita.
Firman Tuhan juga memberikan teladan melalui Ishak:
Kejadian 26:1-6;12-13 Ishak mentaati dan melaku- kan Firman, Ishak juga orang yang rajin ishak menabur maka diberkati Tuhan 100x lipat, menjadi kaya dan sangat kaya. Diberkati Tuhan. Amin (*)