ManadoPost.id – Suasana penuh rasa syukur mewarnai ibadah pengutusan dan penerimaan pendeta yang digelar di jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Getsemani Sario Kotabaru, Kota Manado.
Dalam ibadah tersebut, Pdt Silva Tumimomor-Laluyan, MTh secara resmi diutus untuk melanjutkan pelayanan di jemaat GMIM Sion Ranomuut setelah enam tahun melayani di jemaat Getsemani Sario Kotabaru.
Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr Joice Ch W Sondakh, yang menyampaikan pesan rohani sekaligus penguatan bagi para pelayan khusus dan jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Pdt Silva menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelayanannya selama enam tahun di jemaat yang akrab dikenal dengan sebutan Sakobar tersebut.
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Manado Sario serta Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Getsemani Sario Kotabaru yang dipimpin Pdt Meily Lengkong-Pontoh MTh.
“Terima kasih kepada BPMW Manado Sario dan BPMJ Getsemani Sario Kotabaru yang telah memberikan dukungan selama saya melayani di jemaat ini,” ujar Pdt Silva dalam penyampaiannya di hadapan jemaat.
Tidak hanya kepada pimpinan gereja, Pdt Silva juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jemaat Sakobar, khususnya jemaat yang tergabung dalam Kolom 1 hingga Kolom 42, yang telah menerima dan menopang pelayanannya selama enam tahun terakhir.
Menurutnya, perjalanan pelayanan di Getsemani Sario Kotabaru menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam panggilan iman dan pengabdian sebagai seorang pendeta.
“Terima kasih kepada seluruh jemaat Sakobar Kolom 1 sampai 42 yang telah menerima dan menopang pelayanan saya selama enam tahun. Jika selama pelayanan ada kata atau tindakan yang kurang berkenan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya dengan penuh kerendahan hati.
Selain pengutusan Pdt Silva, dalam ibadah yang sama juga dilakukan penerimaan sejumlah pendeta yang akan melanjutkan pelayanan di lingkungan jemaat. Mereka adalah Anita Pingkan Rumbajan, STh (Ny. Tinangon), Marco Basten Wagey, MTh, serta Silva Sterni Tesalonika Ngahu, STh (Ny. Wagey).(gel)
Editor : Angel Rumeen