Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Khotbah Pantekosta Lukas 24:1-6, Pdt Hanny Awuy Kebangkitan Kristus: Bukti Kasih dan Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Deiby Rotinsulu • Senin, 20 April 2026 | 14:56 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

 

Pembacaan Firman Tuhan

Berdasarkan Lukas 24:1-6

Kita memperingati hari Paskah, yang pada awalnya merupakan hari raya dalam tradisi Yahudi, yaitu perayaan yang memperingati bagaimana umat Israel dilepaskan dari perbudakan di Mesir.

Namun bagi kita orang percaya saat ini, Paskah memiliki makna yang jauh lebih dalam yaitu memperingati kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

Dalam perjalanan iman Kekristenan, ada dua peristiwa penting yang tidak dapat dipisahkan:

Dua peristiwa ini menjadi dasar iman kita. Tanpa kematian, tidak ada penebusan. Tanpa kebangkitan, tidak ada kemenangan.


Penggenapan Rencana Allah

Firman Tuhan berkata:

Lukas 24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,"

Ini menunjukkan bahwa apa yang terjadi pada Yesus bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari rencana Allah yang sudah ditetapkan sejak semula. Penderitaan dan kebangkitan Kristus adalah penggenapan dari janji Tuhan.


Kematian Yesus: Bukti Kasih Allah

Kematian Yesus bukan sekadar peristiwa tragis, tetapi merupakan bukti nyata kasih Allah kepada umat-Nya. Ia datang ke dunia dengan satu tujuan: menyelamatkan manusia dari dosa.

Firman Tuhan mencatat:

Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserah- kan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian la menyerahkan nyawa-Nya.

Yesus mati bukan karena dipaksa atau dikalahkan, tetapi karena Ia menyerahkan nyawa-Nya dengan sukarela. Ini adalah kasih yang sempurna—kasih yang rela berkorban demi keselamatan kita.

Dan seperti tertulis:

1 korintus 15:4 bahwa la telah dikuburkan, dan bahwa la telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

Kematian-Nya bukanlah akhir, melainkan jalan menuju kemenangan.


Kebangkitan Yesus: Bukti Kuasa Allah

Jika kematian Yesus menunjukkan kasih Allah, maka kebangkitan-Nya menunjukkan kuasa Allah yang tidak terbatas.

Kubur Yesus ditutup dengan batu besar dan dimeteraikan. Secara manusia, tidak mungkin ada yang bisa keluar dari sana. Namun kenyataannya, tidak ada yang dapat menghalangi kuasa Tuhan.

Kebangkitan Yesus adalah bukti bahwa:

Firman Tuhan juga mengingatkan:

Efesus1:16-21 ada pengharapan dalam pangilan- nya dan kemulian bagi orang kudus, betapa besar kuat kuasanya bagi yang percaya kepada Tuhan Yesusdan kebangkitanNya.

Kuasa yang membangkitkan Yesus dari kematian adalah kuasa yang sama yang bekerja dalam hidup setiap orang percaya.


Makna Kebangkitan bagi Kita Hari Ini

Kebangkitan Tuhan Yesus bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi memiliki dampak nyata dalam kehidupan kita saat ini.

Kebangkitan-Nya memberikan kita:

Yesus menjadi:

Kuasa kebangkitan itu bukan hanya milik Yesus, tetapi juga diberikan kepada kita yang percaya kepada-Nya.


Penutup

Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus telah menyelesaikan karya keselamatan dengan sempurna. Ia mati untuk menebus, dan bangkit untuk memberikan hidup yang baru.

Hari ini kita diingatkan bahwa:

Editor : Deiby Rotinsulu
#Lukas 24:1-6 #Khotbah Pantekosta #Pdt Hanny Awuy