Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Renungan Pantekosta Jumat 24 April 2026, Kisah Para Rasul Pasal 13 dan 14 Langkah Iman yang Tidak Mundur

Deiby Rotinsulu • Jumat, 24 April 2026 | 12:02 WIB
Gereja Pantekosta di Indonesia
Gereja Pantekosta di Indonesia

 

Setiap orang percaya pasti memiliki perjalanan iman yang tidak selalu mudah. Ada saat di mana kita merasa kuat dan penuh semangat, tetapi ada juga masa ketika kita menghadapi penolakan, kesulitan, bahkan keraguan.

Menariknya, tantangan dalam hidup bukan hanya datang dalam bentuk penderitaan, tetapi juga bisa hadir melalui keberhasilan dan pujian.

Melalui kisah pelayanan Paulus dan Barnabas dalam Kisah Para Rasul pasal 13 dan 14, kita diajak untuk melihat bagaimana kesetiaan kepada Tuhan diuji dalam berbagai situasi.

Dari penolakan hingga sanjungan, mereka tetap teguh dalam panggilan dan tidak kehilangan fokus pada tujuan utama: memberitakan kabar keselamatan.

Kisah Para Rasul Pasal 13

Pasal ini menceritakan awal perjalanan misi Paulus dan Barnabas.

Mereka diutus oleh Roh Kudus dari jemaat di Antiokhia. Dalam perjalanan, mereka memberitakan Injil di berbagai tempat, termasuk di Siprus.

Paulus juga menegur seorang tukang sihir bernama Elymas yang menentang Injil.

Selain itu, Paulus berkhotbah di rumah ibadat, menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah penggenapan janji Allah.

Namun, tidak semua orang menerima Injil ada yang percaya, tetapi ada juga yang menolak dan mengusir mereka.

Pasal ini mengajarkan bahwa:


Kisah Para Rasul Pasal 14

Paulus dan Barnabas melanjutkan perjalanan ke Ikonium, Listra, dan Derbe.

Mereka memberitakan Injil dan banyak orang percaya, tetapi juga menghadapi penolakan keras.

Di Listra, Paulus menyembuhkan seorang lumpuh, sehingga orang-orang mengira mereka adalah dewa (Barnabas dianggap Zeus, Paulus Hermes).

Namun mereka menolak penyembahan itu dan mengarahkan kemuliaan hanya kepada Allah.

Paulus bahkan sempat dilempari batu dan disangka mati, tetapi ia bangkit kembali dan terus melayani.


Beberapa makna penting:


Kesimpulan Renungan

Dari pasal 13–14 kita belajar:

Renungan ini mengajak kita untuk belajar menjadi pribadi yang setia baik saat menghadapi kesulitan maupun saat berada di puncak keberhasilan. (*)

 
Editor : Deiby Rotinsulu
#Jumat 24 April 2026 #Kisah Para rasul Pasal 13 dan 14 #Renungan Pantekosta