Roma 5:5 "Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."
Saat ini ada dua peristiwa monumental, yaitu Hari Valentine dan Imlek atau Tahun Baru Cina.
Kita percaya ada maksud Tuhan sehingga dua peristiwa monumental ini tetap bisa bertahan sampai saat ini.
Iblis sangat suka menyelewengkan esensi dari peristiwa-peristiwa monumental ini, supaya membuat kita jauh dari arti sejarah yang sebenarnya.
Valentine yang dikenal sebagai hari kasih sayang, sebenarnya adalah hari martir.
Ada Santo Valentino yang dieksekusi mati pada tanggal 14 Februari karena memberitakan Injil kepada Kaisar Claudius II dan membantu umat Kristen.
Ketika dipenjara, Valentino membuat sipir wanita yang buta menjadi percaya kepada Yesus.
Hari martir karena Kristus ini kemudian berubah menjadi hari kasih sayang, sehingga membuat kita lupa akan ketulusan iman Santo Valentino, yang walaupun ditahan tetap memberitakan Injil.
Untuk Imlek, ada legenda tentang Nian. “Xin nian kuai le” berarti selamat lolos dari monster.
Ada kisah bahwa Nian takut warna merah seperti darah dan takut suara keras.
Hal ini mengingatkan kita pada peristiwa bangsa Mesir diluputkan dari maut ketika ada darah di ambang pintu.
Perayaan Imlek pernah dilarang di Cina saat kaum komunis berkuasa karena dianggap berbau keagamaan.
Namun sekarang Imlek dirayakan sebagai hari pergantian musim, yaitu Tahun Baru.
Wahyu 7:9 suatu kumpulan besar yang tidak terhitung banyaknya dari segala bangsa, suku, kaum, dan bahasa.
Ini menggambarkan bangsa Cina.
Yesaya 49:12 lihat, ada orang dari Utara dan Barat, dan ada dari tanah Sinim.
Sejarah mencatat bahwa Thomas melayani sampai ke Cina.
Ketika Kaisar Ming bermimpi dan sangat terganggu, Thomas dapat menafsirkannya, sehingga adik dari Kaisar Ming ini bertobat dan percaya kepada Yesus.
Wahyu 16:12 keringlah sungai Efrat supaya siaplah jalan bagi raja-raja dari sebelah timur.
Kalau Tuhan mau memakai Cina untuk menggenapi firman-Nya, maka iblis akan berusaha keras untuk menggagalkannya, dibuatnya suku melawan suku, bangsa melawan bangsa.
Valentine dan Imlek tetap bertahan karena ada tanda dan pekerjaan Tuhan di dalamnya.
Tanda dan nubuatan firman Allah akan digenapi, dan sebelumnya akan ada kebangunan rohani.
Pengharapan kita tidak mengecewakan. Amin (*)
Editor : Deiby Rotinsulu