MANADOPOST.ID-Tes online secara serentak di 12 rayon, Jumat (1/5) menjadi tahapan awal dalam proses seleksi Remaja Teladan tingkat Sinode GMIM tahun 2026.
Berdasarkan data panitia yang diberikan oleh KPRS GMIM, jumlah peserta yang mendaftar mencapai sekitar 1.029 remaja dari berbagai wilayah pelayanan di lingkungan GMIM.
Antusiasme tinggi terlihat dari keikutsertaan peserta di seluruh rayon yang melaksanakan tes secara daring pada waktu yang bersamaan.
Rayon 1 Manado tercatat sebagai wilayah dengan jumlah peserta terbanyak. Yakni 145 remaja yang mendaftar mengikuti seleksi.
Sementara itu, pembukaan kegiatan secara resmi dilaksanakan di Jemaat GMIM Tabita Saroinsong, Rayon 2 Minahasa Utara, dengan jumlah peserta sebanyak 109 remaja.
Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM, Pnt Mikha Paruntu secara langsung membuka pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas semangat para remaja yang telah mengambil bagian dalam proses seleksi ini sebagai bagian dari pembinaan iman dan karakter generasi muda GMIM.
Di sisi lain, Ketua Umum Panitia Pemilihan Remaja Teladan Sinode GMIM 2026, Ray Dondokambey turut hadir langsung memantau pelaksanaan di dua lokasi, yakni Jemaat GMIM Tabita Saroinsong (Rayon 2 Minahasa Utara) dan Jemaat GMIM Torsina Tumumpa (Rayon 1 Manado).
Pada momen itu, Ray Dondokambey memberikan motivasi agar seluruh peserta tetap bersemangat mengikuti setiap tahapan seleksi.
“Apapun hasilnya nanti, kiranya yang terbaik bagi semua peserta. Yang terpenting adalah proses ini menjadi bagian dari pertumbuhan iman dan karakter adik-adik remaja,” ujarnya.
Pelaksanaan tes tertulis secara online ini berlangsung lancar dan tertib di seluruh rayon, dengan pengawasan dari KPRS GMIM, Bidang Pelsis, Bidang TIK serta Koordinatorium setiap rayon dan panitia rayon yang ada untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
Tahapan selanjutnya akan menyeleksi peserta terbaik untuk mengikuti proses berikutnya dalam rangkaian Pemilihan Remaja Teladan Sinode GMIM 2026, yaitu seleksi wawancara.
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan figur remaja teladan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai iman, disiplin, serta integritas di kalangan generasi muda GMIM. (lak)
Editor : Livrando Kambey